Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Yuk, Kenali dan Pelajari Manajemen Utang Produktif

Saya memiliki dua orang sahabat, sebut saja Albert dan Billy. Keduanya memiliki cerita menarik mengenai "financial lifestyle". Albert adalah penganut hedonisme akut. Di social media, dia sering update sedang makan di kafe dan resto kekinian, traveling ke tempat-tempat kece, dan tentunya dengan outfit yang sangat fashionable.

Di sisi lain, Billy hidupnya cenderung biasa-biasa saja. Selera fashionnya cukup bagus meski tak selalu branded. Terkadang dia makan di restoran mewah. Sesekali dia berlibur untuk melepas penat, meski bukan ke tempat wisata keren dan mahal.

Belakangan saya baru tahu kalau Albert sedang terlilit utang kartu kredit akibat kebiasannya yang sering menggesek kartu saat shopping, makan di resto, membeli tiket pesawat sampai booking hotel. Bahkan motor sportnya harus dijual dan kini berganti matic. Tak apalah, yang penting masih memiliki kendaraan.


Sementara itu, Billy tetap beraktivitas seperti biasa. Sekilas tak ada yang berubah dari dirinya, namun yang saya…

Peringatan Hari AIDS Sedunia di Lapas Cipinang

Bagaimana bila suatu hari kita bertemu, berpapasan atau bersentuhan dengan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS)? Takut, ngeri atau jijik, mungkin itu sebagian yang dirasakan oleh orang-orang. Padahal sejatinya kita tak perlu takut karena bersentuhan dengan ODHA tak akan menyebabkan kita tertular.

Sikap diskriminasi inilah yang terkadang membuat ODHA merasa dijauhi dan dikucilkan. Padahal, mereka membutuhkan support dan semangat dari lingkungan sekitarnya untuk tetap dapat bertahan hidup. ODHA masih memiliki hak untuk menikmati hidup, terus produktif serta mencapai goal dan tujuan hidupnya.

Dalam rangka memperingati hari AIDS Sedunia, Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Lapas Narkotika Cipinang Kelas IIA menggelar acara diskusi dan temu blogger dengan tema "Saya Berani, Saya Sehat. Ada Obat, Ada Jalan" pada Senin (17/12/2018) lalu.


Dalam acara tersebut turut hadir Asep Sutandar, Ketua Lapas Narkotika Kelas II A Cipinang, Lilik Sujandi, Direktur Pengawasan Kesehatan Lapas Narkot…

Membangun Infrastruktur, Membangun SDM Berkualitas

Pembangunan infrastruktur gencar dilakukan oleh pemerintah saat ini. Pulau-pulau serta daerah terpencil menjadi target pembangunan demi pemerataan. Tak perlu menyebut pembangunan seperti jalan tol, bandara atau pelabuhan. Fokus pemerintah adalah infrastruktur dasar yang meliputi irigasi, pertanian, bendungan, sanitasi dan listrik skala kecil.

Masifnya pembangunan infrastruktur adalah demi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Pada diskusi media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di acara OPSI dengan tema "Bekerja Membangun Keadilan", yang digelar di Studio Metro TV, Senin (17/12/2018) silam, Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani menegaskan bahwa ada perubahan fokus pembangunan dari yang dulunya tidak produktif menjadi produktif.

Salah satu prioritas pembangunan produktif adalah pembangunan infrastruktur karena dipandang dapat memenuhi kegiatan ekonomi dasar. Selain itu, Askolani menyebut bahwa pembangunan bukan hanya fisik saja tetapi juga nonfisik.

"Selain pemb…

"ARV", Harapan Baru Untuk ODHA

"Dimana ada kemauan, di situ ada jalan. Dimana ada obat, di situ ada jalan untuk hidup sehat dan mencapai cita-cita dalam hidup."

Apa yang ada di benak kalian jika bertemu dengan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS)? Rasa iba, simpati dan sedikit takut biasanya muncul kala berpapasan dengan mereka. Namun bagaimana jika kalian bertemu dengan orang yang mengidap HIV selama bertahun-tahun tapi masih tetap hidup? Satu kata untuk menggambarkannya, TAKJUB!

Rasa takjub itulah yang saya rasakan ketika bertemu ODHA yang memberikan testimoni dalam acara diskusi "Kebijakan dan Strategi Pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS dan PIMS" yang diselenggarakan di gedung Kementerian Kesehatan, Rabu (5/12/2018) silam.

Ibu Neneng Yuliani adalah salah satu orang dengan HIV yang masih tetap produktif bahkan berprestasi. Beliau menceritakan pertama kali tertular HIV oleh suaminya pada 2003 silam. Artinya sudah 15 tahun ia "tetap"  hidup! Bahkan setelah kematian suaminya satu tahun kemudi…

Kampanye "SUPEAR" & Hari Buah Pir Sedunia

1 Desember biasanya diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Hari dimana semua orang mengampanyekan tentang bahaya penyakit HIV AIDS, cara mencegahnya, serta dukungan kepada ODHA (Orang Dengan HIV AIDS). Tapi tahukah Anda kalau tanggal 1 Desember juga diperingati sebagai Hari Buah Pir Sedunia?

Kampanye kreatif dengan tema "SUPEAR" diprakarsai demi menggenjot jumlah konsumsi buah di Indonesia yang masih rendah. Padahal, pasokan buah kita sangat melimpah. Pada panen raya, ada banyak buah yang dipanen namun sayangnya tidak semuanya dikonsumsi oleh masyarakat, termasuk buah pir.

Berbicara mengenai sejarah buah pir, tercatat umur buah ini diperkirakan mencapai lebih dari 4.000 tahun. Pada tahun 10 SM (sebelum masehi), Homer menyebut buah pir yang merupakan salah satu buah-buahan di Taman Alcinous sebagai "karunia keajaiban para Dewa". Sejarah mencatat ketika peradaban menyebar, buah pir telah tersebar di seluruh Persia, Cina, Roma dan dibudidayakan di seluruh Eropa.


Di b…

Fintech Pinjol, Pahami Risiko dan Kemudahannya

Belakangan ini sedang marak kasus pinjol (pinjaman online) dimana para nasabah yang kreditnya macet mendapat perlakuan tidak menyenangkan bahkan ancaman dari penagih. Korban-korban pinjol pun berjatuhan, karena bunga yang tinggi serta batas waktu pinjaman yang pendek.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) mencatat, ada 283 laporan dari para korban fintech nakal dan ilegal, dengan pelanggaran hukum dan HAM sejak Mei 2018. Pelanggaran tersebut mulai dari penyadapan data pribadi, mempermalukan nasabah di media sosial serta orang-orang yang dikenalnya, bahkan ada yang disuruh menari telanjang atau diancam pembunuhan.

Maraknya kasus-kasus pinjol terjadi karena kurangnya edukasi mengenai kemudahan dan risiko dari meminjam uang secara online. Kasus pinjol juga tak terlepas dari tingginya kebutuhan masyarakat akan pinjam uang sehingga dimanfaatkan oleh rentenir atau lintah darat yang kini merambah dunia daring.


Apa itu Pinjol? Kita sering mendengar pinjol atau pinjaman online, namun kita tidak menyada…

Say it With Cooking, Say it With Love

"Cooking is the loving language"

Kita sering mendengar bahwa memasak adalah bentuk cinta atau untuk mengekspresikan rasa kasih sayang. Tak jarang dalam suatu hubungan atau relationship, banyak yang ingin memasak masakan enak untuk pasangannya.

Memasak juga merupakan salah satu hobi saya, atau lebih tepatnya "bakat terpendam". Sayangnya karena satu dan lain hal, kecintaan saya pada dunia pastry harus dipendam. Namun jika berkesempatan untuk berada di balik kompor dan di antara peralatan masak lagi, ada rasa rindu yang menyeruak.

Kesempatan untuk menyentuh kompor dan peralatan memasak ini akhirnya datang ketika mengikuti acara "Better Living with Eelectrolux" yang dihelat di Electrolux Taste and Care Center, Kamis (1/11/2018) silam. Acara yang juga merupakan kerjasama dengan Pricebook ini menghadirkan Peggy E Anastasia selaku Brand Communication Manager Electrolux Indonesia dan cooking experience bersama Chef Lady de Laura.



Pada sesi pertama, Mbak Peggy seb…

Menuju Transportasi Publik yang Aman, Nyaman dan Modern

"Negara yang maju bukanlah negara yang dimana orang miskinnya memiliki mobil pribadi, melainkan dimana orang kayanya menggunakan transportasi umum."

Kalimat ini benar adanya. Suatu negara dikatakan maju dan makmur, tolok ukurnya bukanlah warganya memiliki dan menggunakan kendaraan pribadi, tetapi warganya mau menggunakan transportasi publik. Hal ini terlihat di negara-negara maju yang memiliki transportasi publik yang aman dan nyaman.

Kini, negara berkembang sedang berlomba-lomba membangun akses dan transportasi publik miliknya. Alasan utama tentu untuk mengurangi kemacetan. Indonesia adalah salah satu negara yang sedang membangun transportasi publik yang aman dan nyaman tersebut.

Sedekade lalu, transportasi publik disini jauh dari kata layak untuk keamanan dan kenyamanan. Beruntunglah, pemkot setempat berusaha membangun layanan transportasi yang terintegrasi dan modern.

Untuk saat ini, kita sudah memiliki Transjakarta serta Commuter Line sebagai sarana transportasi publik m…

PopBox, The New "PO BOX"

Sekitar 2-3 dekade silam, kita pasti mengenal istilah PO BOX dalam pengiriman surat, lamaran atau barang. PO BOX adalah singkatan dari Post Office Box yang merupakan laci lemari surat yang terdapat di kantor pos. Laci atau biasa disebut box ini memiliki nomor dan kunci yang hanya dimiliki oleh penyewa, baik personal maupun company.

PO BOX memberi kemudahan dan kemanaan dimana pengiriman surat dari orang lain bukan dikirimkan ke rumah atau perusahaan namun di masukan ke dalam kotak yang disewa. Selain itu, PO BOX juga dapat meminimalisir surat tersasar atau hilang. Sayangnya seiring perkembangan zaman, PO BOX kini mulai hilang dan dilupakan.

PopBox, The New PO BOX
Hidup di zaman modernisasi dimana generasi milenial dan generasi Y mendominasi, inovasi berbasis teknologi kerap bermunculan. Sebut saja media sosial yang booming dalam sedekade terakhir dan semakin masif. Namun tak semua inovasi harus sesuatu yang "baru". Barang "lama" dengan sentuhan teknologi bisa menja…