Langsung ke konten utama

"Honor" is Only For The Brave


So stand up don’t stop 
The best is in you 
We are the brave, oh oh oh
We are the free, oh oh oh
We have the power to be stronger if we want it 
You and me

Sebuah lagu didendangkan oleh penyanyi terkenal asal Australia, Lenka. Sore itu saya datang ke acara launching Honor, smartphone asal Tiongkok yang kini hadir di tanah air. Saya sendiri sempat kaget karena tidak menyangka Honor bukan hanya memperkenalkan jagoannya di ranah gadget, tetapi juga sekaligus membawa sang Global Brand Ambassador.

Setelah menunggu selama 4 tahun, smartphone Honor resmi diluncurkan dengan dengan slogan "For The Brave". Rasanya pas bila Honor memang ponsel pintar yang ditujukan untuk orang-orang yang berani, sama seperti lirik lagu Lenka. Lantas mengapa harus menunggu selama empat tahun sebelum mantap berjualan disini?


"Sebelum masuk ke Indonesia kami melakukan studi terlebih dahulu selama empat tahun. Kami memang baru di sini, tapi kami telah lebih dahulu ada di negara lain seperti Rusia, Prancis, Inggris, Amerika dan China," ujar George Zhao, Presiden Honor, pada peluncuran Honor di Hotel JS Luwansa, Jakarta (27/3/2018).

Sangat wajar mengingat Honor harus memenuhi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dengan standar 30% dan bekerjasama dengan pabrikan lokal hingga menggandeng distributor lokal. Dengan persiapan yang sangat matang itu, Honor langsung menggebrak pasar Indonesia dengan merilis tiga varian smartphone sekaligus. Trio yang sangat 'berani' itu adalah Honor View 10, Honor 7X dan Honor 9 Lite.

Honor memiliki seri flagship dalam wujud Honor View 10. Smartphone berbalutkan material logam dan layar dengan bingkai tipis. Ukurannya 5,99 inch beresolusi 1080 x 2160 piksel (FHD+) dengan aspek rasio 18:9.


Jeroannya menggunakan chipset Kirin 970 dan GPU Mali-G72 MP12. RAM dan ROM-nya berkapasitas 6 GB dan 128 GB. Yang menarik, Honor View 10 dibekali kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di dalam chipset-nya.

Untuk fotografi, Honor menyematkan konfigurasi kamera utama ganda 16 MP (RGB) dan 20 MP (monokrom) dan kamera selfie 13 MP dengan sokongan AI yang bisa mengenali beragam objek.

Smartphone ini sudah menjalankan sistem operasi Android 8.0 Oreo. User interface menggunakan EMUI 8.0 buatan Huawei (karena Honor masih sub-brand dari Huawei). Sedangkan baterainya berkapasitas 3.750 mAh.

Berikutnya, ada Honor 7X dengan bodi yang juga dibalut material logam. Layarnya juga sama-sama FHD+ beresolusi 1080 x 2160 piksel namun dengan kerapatan sedikit sempit, 5,93 inch.


Honor 7X mengandalkan chipset Kirin 659, GPU Mali-T830 MP2, RAM 4 GB, dan ROM 64 GB sebagai dapur pacu. OS yang digunakan Android 7.0 Nougat dan dibalut EMUI 5.1. Kapasitas baterainya 3.340 mAh.

Honor memberikan keistimewaan di sektor fotografi dengan konfigurasi kamera utama ganda yang dilengkapi mode portrait. Resolusi sensornya 16 MP dan 2 MP. Di bagian depan terdapat kamera selfie 8 MP.

Terakhir, Honor 9 Lite hadir di kelas mid-end dengan fitur unggulan kamera ganda. Tak hanya di belakang, tetapi juga di bagian depannya. Keduanya beresolusi sama, masing-masing dengan konfigurasi 13 MP dan 2 MP.

Chipset yang digunakan sama dengan Honor 7X, yakni Kirin 659. Namun kapasitas RAM sedikit di bawahnya, yaitu 3 GB dan ROM 32 GB. Ukuran layarnya seluas 5,65 inch dengan resolusi 1080 x 2160 piksel. Sistem operasinya Android 8.0 serta berbalut antarmuka EMUI 8.


Material bodi yang digunakan Honor 9 Lite juga berbeda dengan dua seri sebelumnya. Jika Honor View 10 dan Honor 7X berbahan logam, Honor 9 Lite berbalut material kaca di bagian belakangnya sehingga memberikan mirror effect.

Soal harga, Honor tergolong berani. Honor View 10 dibanderol seharga Rp 7,299 juta melalui toko online Shopee mulai 16 April 2018. Kemudian Honor 7X dijual Rp 3,499 juta di Lazada pada 25 April. Untuk Honor 9 Lite dijual mulai 5 April di Shopee dan dapat ditebus dengan harga Rp 2.499.000.


George Zhao menjelaskan bahwa smartphone Honor memang dibanderol dengan harga kompetitif. Dengan banderol sebesar itu untuk spesifikasinya yang "dewa", Zhao mengklaim tak ada yang bisa mengalahkan harganya. Ia bahkan memberikan kejutan bagi konsumen Indonesia. Khusus untuk Honor Lite 9, dijual dengan harga spesial.

"Hari ini kami membawa hadiah khusus bagi kaum muda Indonesia Honor 9 Lite dijual 5 April di Shopee. Dan istimewanya, kami memberikan harga khusus Rp 2.299 juta," ujar Zhao.


Honor menilai Indonesia merupakan pasar smartphone yang potensial dengan menempati urutan keempat setelah China, India, dan Amerika. Selain itu, menurut Zhao, potensi yang dimiliki Indonesia juga berasal dari pertumbuhan ekonominya yang terbilang cepat.

Alasan lainnya adalah banyaknya generasi muda dan juga pengguna internet di Indonesia. Apalagi ia juga memiliki pendekatan berbeda di mana Honor lebih ingin mendekati generasi muda Indonesia bukan hanya dengan memberikan harga murah tetapi juga desain yang menawan.

"Untuk memenangkan pasar ini bukan hanya perkara harga murah, tapi menyajikan desain yang bagus. Jadi Anda bisa lihat bahwa ini (Honor 9 Lite) adalah smartphone mid-end namun dengan desain flagship bahkan jika dibandingkan dengan Apple," terangnya.


Meski telat masuk ke pasar Indonesia, Honor mengaku tak gentar dengan kompetitor yang sudah eksis lebih dulu. Zhao mengatakan bahwa Honor telah berhadapan dengan kompetitor berbeda di tiap negara seperti LG, Samsung dan Apple. Namun ia mengklaim penjualan Honor masih bisa berkembang di tengah kompetisi.

"Kami tidak takut dan sangat terbuka dengan kompetisi. Jadi untuk pasar Indonesia kami menggunakan produk untuk memenangkan kompetisi. Anda bisa bandingkan produk kami dengan kompetitor dan itu menjadikan kami percaya diri di pasaran," tutup Zhao.

Menarik untuk ditunggu bagaimana strategi Honor dalam meraih hati konsumen. Dengan harga dan spesifikasi "berani" dengan menyasar kalangan muda, Honor kini siap bersaing dengan merek-merek lainnya sebagai ponsel pintar untuk mereka yang berani.


Berani memiliki smartphone ini? Nantikan penawarannya di ritel-ritel online yang bekerjasama dengan Honor dan nikmati segala kecanggihan, kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkannya.

Yes! Honor is only for the brave..

Komentar

  1. Aaaaah.... Lenkaaaa...
    *maafkansayasalahfokus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahha.. Neng Lenka bikin salah fokus acara nih.. 😁

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ariana dan Kata Hatinya

Malam itu hujan deras turun. Dengan tergesa-gesa gue langsung menuju restoran dimana teman-teman janjian kumpul disana. Seperti biasa, yang janji mau ngumpul ada enam-tujuh orang, yang baru nongol baru satu orang. Dari jauh terlihat Cindy sedang sibuk membuka buku menu sambil sesekali melirik smartphone yang ditaruh tepat di sampingnya.

"Baru lu doang nih yang dateng? Yang lain pada kemana?" tanya gue sambil menarik kursi.

"Eh, Wil. Baru nyampe lu? Tau nih, yang lain pada ngaret," jawab Cindy sambil menggerutu.

"By the way kemana aja lu? Sok sibuk banget sih. Kemarin pas mau nonton bareng, bilangnya lagi lembur. Pas diajak CFD, malah meeting sama klien di luar. Sibuk banget lu kerja, kaya juga nggak. Hahhaha.." Cindy tertawa sambil meledek.

"Iya, iya.. sorry. Lagi banyak kerjaan nih," kata gue memelas sambil memanggil pelayan untuk pesan minuman.

Tak berapa lama, terlihat seorang wanita berlari kecil menghampiri kami dengan pakaian yang sedikit lep…

Tak Hanya Outfit, Jam Tangan Juga Bisa "Saltum"

Beberapa waktu lalu di suatu acara resmi, saya bertemu dengan seorang kawan. Ia memakai outfit batik lengkap dengan pantofel, namun ada sesuatu yang sedikit mengganjal. Ternyata ia memakai jam tangan digital bertipe sport. Tentu ini sedikit mengurangi tingkat "kekerenan"-nya hanya karena "saltum" jam tangan.

Lain halnya dengan seorang kawan lainnya dimana ketika kami traveling trekking ke curug, ia menggunakan jam tangan dengan bracelet stainless steel. Memang tipe ini tahan air, tapi untuk kegiatan outdoor sangat tidak disarankan karena selain lebih berat, bahan stainless steel juga berpotensi mencederai tangan dan tidak nyaman untuk heavy activity.

Berkaca pada kedua kasus ini, ternyata bukan hanya outfit saja yang bisa salah kostum. Aksesoris seperti jam tangan juga harus memiliki penempatan yang sesuai agar tidak saltum. Jangan sampai penampilan sempurna kita dari atas sampai bawah ternoda hanya karena menggunakan jam tangan yang kurang tepat. Jam tangan yang …

JNE Kini Bisa Kirim Paket ke Luar Negeri

Pernahkah Anda terpikir untuk touring ke luar negeri dengan kendaraan kesayangan? Para pecinta motor klasik dan legendaris pastinya tak ingin jauh dari tunggangannya. Namun perkara membawa motor ke luar negeri bukan hal yang mudah. Apalagi jika jaraknya terbentur laut, bukan daratan yang bisa dilalui kendaraan roda dua.

Jangan khawatir. JNE sebagai perusahaan kurir terbesar di Indonesia kini memiliki layanan untuk mengirimkan kendaraan roda dua ke luar negeri. Tentu saja keperluan pengiriman juga harus jelas, untuk keperluan pribadi, komersil, atau untuk eksebisi, alat profesional atau kemanusiaan. Karena itu dibutuhkan dokumen ATA Carnet atau CPD Carnet yang berfungsi layaknya paspor sebagai pengganti dokumen pabean nasional.

Dokumen ATA Carnet berfungsi sebagai dokumen impor dan ekspor sementara untuk barang-barang dengan keperluan pameran/eksebisi, alat profesional, pendidikan, keperluan pribadi wisatawan, keperluan pribadi olahraga dan untuk tujuan kemanusiaan. Sementara dokumen …