Langsung ke konten utama

"Inilah Pencapaianku di Usia 40 Tahun"


Everything in life happens according to our time, our clock.

They have their own time and clock, and so do you

At age 25, Mark Cuban was a bartender in Dallas

It took till 32 for JK Rowling to be published for Harry Potter after being rejected by 12 publishers

Ortega launch Zara when he was 39. Jack Ma started 

Alibaba when was 35. Virgin was started by Richard Branson at 34

Getting your degree after 25 is still an achievment

Not being married at 30 but still happy is beautiful

Starting a family after 35 is still possible

And buying a house after 40 is still great

Don't let anyone rush you with their timelines

Sebuah video motivasi dari Shetty Jay "membangunkan" saya. Di usia yang menginjak 27 tahun, saya belum merasakan kesuksesan. Namun ternyata, kesuksesan tiap orang punya waktunya sendiri.

Apa tolok ukur kesuksesan dan kebahagiaan? Sebagian mengatakan ingin kaya sebelum 30 tahun, ada yang ingin keliling dunia selagi muda, ada juga yang ingin terus hidup sehat. Semua orang ingin merasakan kesuksesan, setidaknya sebelum usia 40 tahun.

Usia 40 sangatlah pas. Not too young and not too old. Jika dihitung, saya masih memiliki 13 tahun lagi. Dan saya juga memiliki daftar impian yang harus saya capai sebelum usia 40 tahun agar hidup bahagia.

Apa sajakah itu? 

Keliling Indonesia
Saya lebih suka menikmati keindahan alam Indonesia. Negeri ini kaya akan alam, budaya dan sejarah. Sebelum usia 40 tahun, setidaknya saya sudah menginjakkan kaki di pelosok nusantara, baik gunung, laut, desa-desa adat dari barat sampai ke timur.

Konsisten menulis
Breakthrough saya adalah resign dari pekerjaan dan mengejar passion, menulis. Investasi terbaik dalam hidup salah satunya adalah dengan mengejar passion yang membuat hidup kita bahagia. Seperti pepatah, "Orang-orang akan dilupakan, tetapi tidak tulisannya".

Merencanakan masa depan
Mengatur keuangan demi masa depan adalah keharusan. Kita bisa berinvestasi pada bisnis, saham, unit link, dll. Gunanya untuk persiapan dana usaha atau persiapan masa pensiun. Kita juga wajib memiliki asuransi, terutama asuransi jiwa jika terjadi sesuatu seperti sakit, kecelakaan atau meninggal dunia. Manfaat Asuransi selain memberikan proteksi juga memberikan rasa aman untuk diri sendiri maupun keluarga.


Married and having babies
Siapa sih yang tidak mau menikah dan memiliki anak. Kebahagiaan akan terasa sempurna bila hidup bersama pasangan jiwa dan juga buah hati. Sayangnya, urusan jodoh memang hanya Tuhan yang tahu. Sambil menunggu jodoh, saya masih bisa menyiapkan beberapa hal, misalnya asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan sampai asuransi pendidikan anak.

Memiliki rumah
"Tak masalah tidak memiliki kendaraan karena masih ada kendaraan umum. Namun kita harus memiliki rumah karena tidak ada yang namanya rumah umum". Kalimat ini benar adanya, rumah atau tempat tinggal adalah investasi terbaik yang harus dimiliki sebelum usia 40 tahun. Karena itu, saya wajib memiliki tempat tinggal sendiri untuk saya dan keluarga.

Itulah mimpi-mimpi saya yang akan saya wujudkan sebelum usia 40 tahun. Namun seperti yang dikatakan oleh Shetty Jay. Semua orang memiliki waktunya masing-masing, mungkin saya tidak bisa meraih semua mimpi-mimpi itu, atau baru terwujud setelah 40 tahun. Namun saya akan bahagia dengan setiap pencapaian yang berhasil diraih, sehingga saatnya nanti dengan bangga saya akan berkata.

"Inilah pencapaianku di usia 40 tahun."

Komentar

  1. Baca judulnya, aku pikir kamu umurnya udah 60 tahun hehehe. Ternyata baru 27 toh. Saya baru tahun lalu menginjak umur kepala 3, dan seperti yang kamu tulis di atas, saya juga sempat berpikir dengan keras...apa saja yang sudah saya capai di usia kepala 3 ini? Dan jika suatu hari nanti saya berkepala 4, apa yang ingin sudah saya capai?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahha..
      Saya belum setua itu kokoh. Sekarang saja saya sudah berpikir keras apa saja pencapaian selama ini, dan berharap semakin berubahnya angka usia di depan setidaknya saya sudah berhasil menggapai my dreams..

      Hapus
  2. Ya ampun Den, aku kira ini tulisan orang yang udah menjelang pensiun tapi masih pingin married and having babies, hehehe... Moga2 tercapai ya, mengejar passion menulisnya. Bisalah...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tak Hanya Outfit, Jam Tangan Juga Bisa "Saltum"

Beberapa waktu lalu di suatu acara resmi, saya bertemu dengan seorang kawan. Ia memakai outfit batik lengkap dengan pantofel, namun ada sesuatu yang sedikit mengganjal. Ternyata ia memakai jam tangan digital bertipe sport. Tentu ini sedikit mengurangi tingkat "kekerenan"-nya hanya karena "saltum" jam tangan.

Lain halnya dengan seorang kawan lainnya dimana ketika kami traveling trekking ke curug, ia menggunakan jam tangan dengan bracelet stainless steel. Memang tipe ini tahan air, tapi untuk kegiatan outdoor sangat tidak disarankan karena selain lebih berat, bahan stainless steel juga berpotensi mencederai tangan dan tidak nyaman untuk heavy activity.

Berkaca pada kedua kasus ini, ternyata bukan hanya outfit saja yang bisa salah kostum. Aksesoris seperti jam tangan juga harus memiliki penempatan yang sesuai agar tidak saltum. Jangan sampai penampilan sempurna kita dari atas sampai bawah ternoda hanya karena menggunakan jam tangan yang kurang tepat. Jam tangan yang …

Semangkuk Soto, Segelas Anggur dan Peragaan Busana

Beberapa waktu lalu Kementerian Pariwisata telah menetapkan lima makanan yang menjadi kuliner nusantara. Selain menjadi ikon kuliner, makanan-makanan tersebut juga menjadi salah satu media promosi untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia. Menariknya, Rendang yang saya kira berada di urutan pertama, ternyata ada di posisi kedua. Nomor satu yang menjadi ikon kuliner Indonesia adalah SOTO.
Mengapa soto bisa jadi nomor satu, dibandingkan rendang yang sudah mendunia (apalagi ketika dinyanyikan oleh Bule yang jatuh cinta pada masakan khas Minang itu). Jawabannya adalah selain merupakan kuliner asli Indonesia, soto mudah ditemukan di dimana-mana, bahkan setiap daerah punya ciri khas soto masing-masing. Sebut saja Soto Kudus, Soto Lamongan atau Soto Banjar dengan bumbu, rempah serta kearifan lokal dari kota asalnya.
Selaras dengan momen tersebut, Summarecon Mal Kelapa Gading bersama Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarak…

Ariana dan Kata Hatinya

Malam itu hujan deras turun. Dengan tergesa-gesa gue langsung menuju restoran dimana teman-teman janjian kumpul disana. Seperti biasa, yang janji mau ngumpul ada enam-tujuh orang, yang baru nongol baru satu orang. Dari jauh terlihat Cindy sedang sibuk membuka buku menu sambil sesekali melirik smartphone yang ditaruh tepat di sampingnya.

"Baru lu doang nih yang dateng? Yang lain pada kemana?" tanya gue sambil menarik kursi.

"Eh, Wil. Baru nyampe lu? Tau nih, yang lain pada ngaret," jawab Cindy sambil menggerutu.

"By the way kemana aja lu? Sok sibuk banget sih. Kemarin pas mau nonton bareng, bilangnya lagi lembur. Pas diajak CFD, malah meeting sama klien di luar. Sibuk banget lu kerja, kaya juga nggak. Hahhaha.." Cindy tertawa sambil meledek.

"Iya, iya.. sorry. Lagi banyak kerjaan nih," kata gue memelas sambil memanggil pelayan untuk pesan minuman.

Tak berapa lama, terlihat seorang wanita berlari kecil menghampiri kami dengan pakaian yang sedikit lep…