Langsung ke konten utama

Blogger is Marketeer


Seorang kawan pernah mengatakan bahwa blogger adalah profesi multitasking dalam dunia digital. Mengapa demikian? Pertama, blogger bukan hanya mengisi konten blognya dengan tulisan menarik tetapi juga mengerjakan pekerjaan yang berhubungan dengan web atau blog tersebut. Misalnya meliput atau mereview suatu kegiatan/acara, mewawancarai narasumber, dan lain-lain.

Kedua, blogger juga menjadi editor untuk memperbaiki kata-kata yang typo, mengedit gambar atau foto agar sesuai dengan topik, bahkan menjadi graphic designer agar tampilan blog terlihat menarik dan eye catching. Berbeda dengan web yang sudah memiliki tim dengan tugas masing-masing, blogger harus mengerjakan semuanya sendiri! Wajar jika profesi blogger membutuhkan skill multitasking.

Saya ingin membahas mengenai tampilan desain yang kerap dilupakan oleh blogger. Menggunakan analogi profesi sales & marketing, calon klien tentu akan lebih tertarik dengan marketing yang memiliki tampilan menarik, bukan yang ala kadarnya. Karena selain membangun trust, tampilan menarik akan membuktikan bahwa marketing itu adalah seorang profesional.

Begitu juga dengan blog yang memiliki tampilan menarik. Selama ini blogger hanya mementingkan konten atau isi yang menarik, padahal tampilan juga akan menjadi faktor penunjang agar calon klien (readers) tertarik untuk mengunjungi dan betah berlama-lama membaca blog kita. Sebagai pemilik situs pribadi, blogger harus memperhatikan minat membaca para readers-nya. Dalam konteks ini customer oriented mutlak diperlukan karena layaknya suatu profesi, blogger juga adalah seorang marketeer.

Marketeer berbeda dengan marketer. Marketer hanya sebatas subjek atau pelaku saja, tetapi marketeer memiliki ruang lingkup yang lebih luas dan bukan hanya sebatas profesi yang terikat dengan aktivitas marketing saja. Hal ini sangat cocok untuk profesional kreatif seperti blogger yang harus selalu up to date dan inovatif dalam menjaring calon pembaca maupun calon klien (sponsor atau brand) untuk bekerjasama.

***


Merujuk pada pentingnya tampilan blog yang menarik, Indonesia Social Blogpreneur (ISB) dan CNI Indonesia mengadakan blogger gathering sekaligus workshop dengan tema "Easy Step To The Perfect Website Layout" bertempat di Pizza Hut Gatot Subroto, Minggu (27/5/2018). Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi sesama member ISB dengan buka bersama (bukber).

Dengan narasumber Dama Vara, salah satu admin ISB dengan segudang pengalamannya, workshop ini memberikan banyak ilmu dan manfaat agar blogger memaksimalkan blognya. Tampilan blog yang menarik (tentunya dengan konten yang menarik pula) akan membantu meningkatkan traffic blog. Dan traffic blog yang cenderung naik akan meningkatkan daya tawar blog kita kepada calon klien untuk bekerjasama baik melalui project seperti content placement, endorsement maupun sponsorship.

Dama menjelaskan pentingnya layouting untuk blogger sebagai daya tarik untuk klien atau pembaca yang berkunjung ke blog kita. Dalam dunia desain, ada istilah persona yang merupakan profil dari calon pengguna produk suatu bisnis. Persona memiliki cerita, tujuan juga motivasi personal. Di dalam persona juga ada segmen pasar yang bisa digunakan untuk menggambarkan demografi, perilaku, habbit dan karateristik dari kelompok pengguna. Dengan begitu kita akan dapat mengetahui segmentasi pasar, seperti perkiraan seberapa besar pasar kita, target pasar serta kepuasaan pelanggan.


Apa kaitannya dengan blog? Persona berhubungan erat dengan pembaca, dan target pasar bisa disesuaikan dengan niche dari blog kita sendiri. Misalnya kita memiliki niche tentang kuliner, lifestyle, travel, parenting atau mountainering. Persona pun terbagi menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Persona primer adalah pembaca yang menjadi target utama yang mendapatkan informasi dan influence dalam setiap tulisan kita. Sementara persona sekunder adalah mereka yang akan merasakan manfaat tulisan itu selain target utama.

Sebagai contoh, saya menulis artikel berjudul "Pengalaman Mendebarkan Mendaki Puncak Mahameru". Target utama saya adalah para pendaki yang belum atau berhasrat mendaki puncak tertinggi di Jawa tersebut. Sementara target lain saya adalah mereka yang belum pernah naik gunung dan ingin merasakan pengalaman berbeda yang memacu adrenalinnya.

Karena itulah, Dama juga menjelaskan pentingnya memasukkan related article dalam tiap post berupa link menuju artikel yang masih berkaitan dengan artikel yang sedang dibaca. Kita pasti sudah sering melihat saat membaca artikel di portal berita online dimana di tengah-tengah pos disisipkan link seperti "Baca juga" atau di bagian akhir berupa "You might also like". Dengan demikian pembaca bisa menyambung bacaan dengan membuka link-link artikel berikutnya yang terkait.

So, kita juga bisa menerapkannya di blog. Misalnya dalam artikel "Pengalaman Mendebarkan Mendaki Puncak Mahameru" saya menaruh atau menyisipkan Baca juga : "10 Alasan Kamu Harus Mendaki Gunung". Di akhir artikel saya juga bisa menyisipkan link artikel lain seperti You might also like: "Ciremai, Puncak Tertinggi di Jawa Barat" atau "Ingin Belajar Mendaki Gunung, ke Andong saja". Dengan demikian target pasar dari persona primer dan sekunder untuk pembaca blog saya pun tercapai.

***


Selain membahas tentang persona, Dama juga menjelaskan pentingnya tema agar tampilan blog lebih menarik. Biasanya, jika menggunakan wordpress maupun blogspot kita bisa memanfaatkan tema (themes) yang gratis. Namun tidak semua tema itu cocok dengan selera pemilik blog karena sekali lagi, tampilan blog juga akan menjadi branding dari blogger itu sendiri.

Karena itulah Dama menyarankan untuk menggunakan template di Etsy. Disana tersedia tema gratis dan juga berbayar menggunakan PayPal. Jika kita tidak mempunyai kartu kredit (yang umum digunakan untuk pembayaran PayPal), kita bisa menggunakan aplikasi Jenius yang memiliki kartu kredit virtual sehingga memudahkan kita dalam pembayaran.

Dama juga menjelaskan tentang penggunaan font, baik font serif maupun sans serif. Hal ini juga erat kaitannya dengan pemberian judul apakah menggunakan font sans serif (dekoratif) atau serif (non-dekoratif). Font dekoratif sangat tidak disarankan untuk judul artikel atau postingan blog. Karena selain sulit dibaca, pembaca juga akan sulit memahami maksud, pesan dan tujuan dari artikel tersebut. Saran terbaik, kita bisa memadukan atau mix n match font dekoratif dan non-dekoratif pada judul agar terlihat eye catching namun masih bisa dipahami oleh pembaca.


Lebih lanjut, agar tampilan layout web lebih keceh, Dama memberikan trik dengan menggunakan aplikasi Canva. Canva merupakan aplikasi tools untuk mengedit desain dengan berbagai template seperti untuk poster, flyer, infografik, instagram post, banner, card invitation, facebook cover, twitter cover dan banyak lagi. Tersedia versi gratis dan ada juga yang berbayar. Aplikasi Canva sangat mudah digunakan dan sudah tersedia baik untuk Android, iOS atau versi web.

Saran terbaik adalah menggunakan versi web agar lebih memudahkan kita dalam mengedit tiap gambar. Dan sebagai blogger, sudah bukan saatnya kita mencari gambar atau ilustrasi pendukung di google images. Kita bisa mencari gambar di Pexels yang menyediakan banyak gambar baik yang free maupun berbayar. Dengan demikian, tampilan web yang dinamis dan memanjakan mata akan meningkatkan performa blog. Traffic semakin naik dan tawaran kerja sama pun berdatangan. Yes, blogger is marketeer!

***

Acara blogger gathering dan workshop ISB ini tentu tak akan terlaksana tanpa dukungan dari CNI Indonesia. Selain memberikan materi tentang menyempurnakan tampilan blog, Gusti Alendra selaku Marketing Support CNI mengajak blogger untuk lebih jeli melihat peluang dari pesatnya perkembangan dunia digital saat ini. Setelah berkecimpung di tanah air selama lebih dari 30 tahun, CNI Indonesia kini merambah dunia digital dengan program afiliasi.

Beliau mencontohkan, salah satu member CNI yang mengikuti program ini sudah bertambah penghasilannya hingga Rp 20 juta/bulan. Program afiliasi memungkinkan blogger memperoleh penghasilan tambahan dengan cara memviralkan konten soft selling. Blogger akan memperoleh komisi dari klik pembaca yang berbelanja via tautan khusus yang menuju situs belanja CNI.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menghubungi kontak di www.geraicni.com dimana tim marketing CNI akan memberikan tugas dan pengarahan agar bisnis dan kerja sama mendapatkan hasil maksimal. Tentunya ini adalah salah satu teknik marketing yang harus dikuasai oleh seorang blogger untuk mendapatkan income. Jangan lupa untuk memberikan konten serta tampilan blog yang menarik agar pembaca tertarik.

Sebagai salah satu komunitas yang mewadahi blogger-blogger kreatif, ISB berharap bahwa setiap workshop yang diadakan bisa menjadi buah tangan yang bermanfaat. Jadi, setiap member bukan hanya sekedar datang untuk bersilaturahmi saja, tetapi ada ilmu yang bisa dibawa, dimanfaatkan dan dikembangkan untuk menjadi nilai tambah bagi social blogprenuer. Semoga ilmu-ilmu yang didapatkan berguna untuk masa depan.

Terima kasih ISB dan CNI.


Komentar

  1. mantab kakak, terima kasih ilmunya

    BalasHapus
  2. Selamat ya kak Deny menang live tweet! Banyak banget ilmu yang aku dapat dari workshop ini, belum lagi tips-tipsnya yang mungkin nggak ada di tempat lain. Semoga next time bisa ketemu lagi ya kak di workshop berikutnya! Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, makasih kak.. πŸ™πŸΌπŸ˜Š
      Salam kenal juga and see u next event..

      Hapus
  3. Hmm.. kapan duduk bareng Deny nih mau menimba ilmunya tentang ini semuaa.. btw kopi ginseng CNI enak banget ituu hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haduh..
      Sayang sekali saya gk doyan kopi mbak. Jadi dibagi2 deh ke temen2..

      Hapus
  4. Bukan lagi saatnya ambil gambar di google image, duh diantin kadang masih ngambil dari google nih.

    Oke noted, next time pake Pexels.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, sekaramg harus pake pexels ya 😁

      Hapus
  5. Jadi ingat Three Musketeer.
    BTW, nice info, buat bahan belajar nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahah.. Kata marketeer kan emang diambil dari marketer dan musketeer..
      Sama2 mas, semoga bermanfaat..

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ariana dan Kata Hatinya

Malam itu hujan deras turun. Dengan tergesa-gesa gue langsung menuju restoran dimana teman-teman janjian kumpul disana. Seperti biasa, yang janji mau ngumpul ada enam-tujuh orang, yang baru nongol baru satu orang. Dari jauh terlihat Cindy sedang sibuk membuka buku menu sambil sesekali melirik smartphone yang ditaruh tepat di sampingnya.

"Baru lu doang nih yang dateng? Yang lain pada kemana?" tanya gue sambil menarik kursi.

"Eh, Wil. Baru nyampe lu? Tau nih, yang lain pada ngaret," jawab Cindy sambil menggerutu.

"By the way kemana aja lu? Sok sibuk banget sih. Kemarin pas mau nonton bareng, bilangnya lagi lembur. Pas diajak CFD, malah meeting sama klien di luar. Sibuk banget lu kerja, kaya juga nggak. Hahhaha.." Cindy tertawa sambil meledek.

"Iya, iya.. sorry. Lagi banyak kerjaan nih," kata gue memelas sambil memanggil pelayan untuk pesan minuman.

Tak berapa lama, terlihat seorang wanita berlari kecil menghampiri kami dengan pakaian yang sedikit lep…

Tak Hanya Outfit, Jam Tangan Juga Bisa "Saltum"

Beberapa waktu lalu di suatu acara resmi, saya bertemu dengan seorang kawan. Ia memakai outfit batik lengkap dengan pantofel, namun ada sesuatu yang sedikit mengganjal. Ternyata ia memakai jam tangan digital bertipe sport. Tentu ini sedikit mengurangi tingkat "kekerenan"-nya hanya karena "saltum" jam tangan.

Lain halnya dengan seorang kawan lainnya dimana ketika kami traveling trekking ke curug, ia menggunakan jam tangan dengan bracelet stainless steel. Memang tipe ini tahan air, tapi untuk kegiatan outdoor sangat tidak disarankan karena selain lebih berat, bahan stainless steel juga berpotensi mencederai tangan dan tidak nyaman untuk heavy activity.

Berkaca pada kedua kasus ini, ternyata bukan hanya outfit saja yang bisa salah kostum. Aksesoris seperti jam tangan juga harus memiliki penempatan yang sesuai agar tidak saltum. Jangan sampai penampilan sempurna kita dari atas sampai bawah ternoda hanya karena menggunakan jam tangan yang kurang tepat. Jam tangan yang …

JNE Kini Bisa Kirim Paket ke Luar Negeri

Pernahkah Anda terpikir untuk touring ke luar negeri dengan kendaraan kesayangan? Para pecinta motor klasik dan legendaris pastinya tak ingin jauh dari tunggangannya. Namun perkara membawa motor ke luar negeri bukan hal yang mudah. Apalagi jika jaraknya terbentur laut, bukan daratan yang bisa dilalui kendaraan roda dua.

Jangan khawatir. JNE sebagai perusahaan kurir terbesar di Indonesia kini memiliki layanan untuk mengirimkan kendaraan roda dua ke luar negeri. Tentu saja keperluan pengiriman juga harus jelas, untuk keperluan pribadi, komersil, atau untuk eksebisi, alat profesional atau kemanusiaan. Karena itu dibutuhkan dokumen ATA Carnet atau CPD Carnet yang berfungsi layaknya paspor sebagai pengganti dokumen pabean nasional.

Dokumen ATA Carnet berfungsi sebagai dokumen impor dan ekspor sementara untuk barang-barang dengan keperluan pameran/eksebisi, alat profesional, pendidikan, keperluan pribadi wisatawan, keperluan pribadi olahraga dan untuk tujuan kemanusiaan. Sementara dokumen …