Langsung ke konten utama

Ngeblog, Hobi Yang Membuatku Semakin Produktif

Proud to be Blogger (sumber: pexels)

Terhitung di tahun 2018, sudah delapan tahun saya terjun di dunia literasi dan penulisan. Awalnya saya hanya iseng-iseng menuangkan isi pikiran. Wadah pertama saya menulis juga bukan blog melainkan situs forum. Dari sinilah perjalanan saya sebagai seorang penulis dimulai.

Meski sejak 2008 saya mulai mengenal istilah blog, namun blogging atau ngeblog belum se-booming sekarang. Dahulu, ngeblog hanyalah batu loncatan seseorang sebelum menjadi penulis buku. Karena saya tidak berminat untuk menulis buku, maka suka juga tidak begitu tertarik untuk ngeblog.

Dunia blogger mulai saya jejaki sejak tahun 2015. Saat itu saya masih berstatus sebagai karyawan kantoran. Di tengah penat akan tuntutan kerja, ternyata gejolak untuk melepaskan stres lewat tulisan sangat menggebu-gebu. Tentu saja saya bukan menulis tentang curhatan, tetapi menulis topik yang saya sukai.

Setelah wara-wiri di forum, saya mencoba untuk kembali menulis. Dalam hal ini saya mencoba blogging atau ngeblog. Akan tetapi, saya belum "berani" merilis blog pribadi. Aktivitas ngeblog saya tuangkan ke dalam wadah berupa platform blog atau blog keroyokan, serta kanal travel dari salah satu portal berita online.

I'm alive! (sumber: pexels)

Lewat kedua wadah itulah saya mencoba untuk menulis dan mulai konsisten. Sedikit demi sedikit, hobi menulis ini menjadi suatu kegiatan aktif dan produktif. Mengapa saya sebut produktif? Karena lewat ngeblog saya mendapatkan banyak hal, mulai dari ilmu, teman dengan passion yang sama, sampai bertambahnya pundi-pundi yang saya dapatkan dari hasil ngeblog.

Kok bisa sih? Tentu saja bisa, karena ngeblog bukan hanya menjadi sarana untuk menuangkan isi pikiran, uneg-uneg serta inspirasi dalam satu halaman kosong. Ngeblog bisa membuat kita semakin produktif. Dalam konteks ini, produktif berarti menghasilkan, mendapatkan atau memberikan sesuatu seperti ilmu, pengalaman, networking sampai materi.

Beberapa hasil dari ngeblog produktif tersebut antara lain:

Bertemu Teman Satu Passion


Semenjak resign pada September tahun lalu (artinya sudah setahun saya resign). Saya mencoba aktif di dunia blogger. Beberapa event mulai sering saya ikuti dan hadiri. Dari situ saya kenal dengan teman-teman lain yang memiliki hobi dan passion yang sama. Menulis dan ngeblog.

BCC Squad! (sumber: Dok.Pribadi)

Saya juga mulai ikut beberapa komunitas blogger, salah satunya BloggerCrony Community yang bukan hanya memberikan ilmu saja tetapi juga networking sampai job berprofit. Sayapun mulai paham bahwa berkomunitas memiliki banyak manfaat positif, salah satunya saling mendukung untuk terus maju bersama.

Lewat komunitas saya juga mendapat banyak pengalaman yang tidak mungkin saya dapatkan bila berjalan sendirian. Beberapa di antaranya adalah: bertemu presiden dengan jajaran menterinya, menimba ilmu dari para profesional di bidangnya masing-masing, merasakan kehidupan dunia media dan jurnalistik (karena blogger sering bersinggungan dengan awak media), sampai trip atau jalan-jalan gratis yang terselenggara berkat sponsor.

Menang Blog Competition


Mungkin disinilah pertama kalinya saya menyadari bahwa kegiatan produktif sebagai blogger bisa menghasilkan materi. Blog competition juga bisa menjadi tolok ukur sudah sampai sejauh manakah kemampuan kita. Meski kriteria penilaian pemenang lomba blog itu relatif, setidaknya disini kita bisa belajar bagaimana membuat konten yang bukan hanya disukai pembaca, tetapi juga brand yang mensponsori lomba serta dewan juri.

We are the champions (sumber: pexels)

Saya masih ingat betul, pertama kali memenangkan blog competition itu setelah usaha atau percobaan ke-8. Tidak main-main saya langsung menjadi juara pertama dengan hadiah jutaan rupiah. Selanjutnya saya beberapa kali memenangkan lomba ngeblog dengan hadiah bermacam-macam, mulai dari voucher, merchandise sampai uang tunai.

Terbukti, ngeblog bukan hanya membuat kita semakin produktif menulis. Ngeblog juga mengasah mental dan semangat kita, seperti mengikuti blog competition namun gagal menjadi juara. Apa jadinya jika di percobaan kelima atau keenam aaya menyerah, mungkin saya tidak akan menjadi seperti sekarang. Mengutip sebuah quotes dari film Batman Begins (2005).

"Mengapa kita jatuh, karena disitulah kita belajar untuk bangkit."

Memperdalam Ilmu Ngeblog


Seiring berjalannya waktu serta persaingan yang kian ketat. Blogger dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif, terutama berhubungan dengan konten miliknya. Meski tulisan masih menjadi "dagangan" utama seorang blogger, namun mereka bisa menambahkan konten lain agar blognya semakin menarik dan nyaman dipandang.

Konten seperti gambar, infografis sampai vlog (video blogging) sudah menjadi konten pendamping agar blog kita tidak ketinggalan zaman. Saya pribadi mulai mempelajari bagaimana membuat desain seperti menambahkan tulisan atau gambar lain untuk diposting di blog atau media sosial.

Belajar Ngevlog (sumber: Dok.Pribadi)

Vlog atau video blog juga menjadi konten kekinian yang wajib dikuasai oleh blogger. Beberapa waktu lalu di acara BloggerCrony, saya juga pernah belajar  membuat vlog bersama Mas Teguh Sudarisman yang mengajarkan membuat video berkualitas meski hanya bermodalkan smartphone.

Ngeblog bukan hanya mengajarkan kita untuk menulis dengan baik saja. Ngeblog wajib diperdalam dengan ilmu membuat konten kreatif agar kita semakin produktif. Ilmu untuk menjadi content creator bisa didapatkan lewat workshop-workshop yang diberikan secara gratis untuk para blogger. And it's so priceless.

ASUS X555, Membuatku Semakin Produktif


Menjadi blogger yang produktif dan menghasilkan konten-konten berkualitas tidaklah mudah. Diperlukan "alat perang" yang mumpuni yang mendukung kegiatan untuk ngeblog. Laptop kini sudah menjadi barang wajib yang dimiliki oleh blogger. Memang, ada sebagian blogger yang bisa mengetik lewat smartphone. Sayangnya smartphone tak bisa mendukung semua aktivitas ngeblog dengan nyaman.

Contohnya, dalam hal menulis pasti lebih nyaman mengetik di tuts keyboard yang lapang daripada di layar sentuh smartphone. Selain itu kita juga tak harus memicingkan mata karena melihat ukuran huruf yang kecil-kecil seperti di layar smartphone. Mengedit gambar, membuat infografis sampai mengolah video agar tampilan blog semakin menarik tentu lebih nyaman jika menggunakan laptop yang mumpuni, salah satunya ASUS X555.

ASUS X555 (sumber: ASUS)

Sebagai brand laptop yang berkualitas, ASUS hadir dengan seri terbaru X555 yang memiliki banyak fitur unggulan. Menariknya, fitur-fitur tersebut mendukung kinerja blogger untuk tetap ngeblog dan produktif menghasilkan konten berkualitas.

Fitur-fitur tersebut antara lain:

Baterai kuat dan tahan lama


Sebagai blogger yang memiliki banyak deadline, laptop berdaya tahan kuat sudah menjadi harga mati. Saya teringat waktu awal-awal ngeblog dimana teknologi baterai belum begitu canggih. Baru on selama sekitar 30 menit, baterai laptop saya mulai drop dan harus segera di-charge. Bagaimana jadinya jika saya sedang beraktifitas mobile dan sedang mengetik, pasti harus ribet cari colokan.

Untungnya masalah baterai ini menjadi atensi oleh ASUS yang menghadirkan inovasi baterai kuat dan tahan lama pada tipe X Series. ASUS X555 memiliki baterai jenis Li-Polimer yang memiliki ketahanan baterai sampai dengan 2.5 kali lebih kuat dibandingkan baterai Li-Ion silinder. Hebatnya, setelah siklus pengisian daya hingga ratusan kali, baterai ini tetap dapat menyimpan daya sampai 80% dari kapasitas originalnya.

Kini blogger akan semakin produktif dalam menyajikan konten yang menarik dan bermanfaat karena aktivitas ngeblognya didukung dengan alat perang yang mumpuni. Jika terpaksa bekerja secara berpindah-pindah, mereka juga tak perlu takut jika berada di tempat yang kebetulan tak punya colokan.

Ngeblog sambil ngedeprok (sumber: pexels)

Teknologi IceCool


Selain masalah baterai, laptop yang cepat panas juga pernah menjadi masalah bagi saya pribadi. Suatu kali, ketika sedang sibuk mengolah dan mengedit gambar dan memangku laptop di paha, saya merasakan panas di bagian bawah laptop yang tentu membuat paha dan telapak tangan tidak nyaman. Saat itu saya sedang berada di luar dan tidak ada bangku dan meja, jadilah saya terpaksa duduk ngedeprok dan memangku laptop.

Namun, masalah ini lagi-lagi kembali dipecahkan oleh ASUS yang memiliki teknologi IceCool yang dirancang untuk mengatasi masalah panas yang umumnya terjadi pada bagian bawah laptop. Teknologi ASUS IceCool menjaga temperatur notebook antara 28 - 35℃ sehingga panas yang dihasilkan lebih rendah dari temperatur yang dihasilkan oleh tubuh manusia. Dengan begitu, kita juga dapat mengetik lebih nyaman walaupun dalam waktu yang lama.


Multi-point touchpad & Smart gesture


Dalam lima tahun terakhir, dunia mobile phone memang telah dikuasai oleh handset berteknologi touchscreen yang responsif. Hal inilah yang dibawa oleh ASUS X555 yang dirancang untuk memberikan pengalaman touchpad yang lebih intuitif, seperti halnya touchscreen di smartphone.

Touchpad wits smart gesture (sumber: ASUS)

ASUS X555 telah menggunakan teknologi eksklusif yang biasa digunakan dalam produksi layar sentuh smartphone sehingga touchpad menjadi sangat sensitif dengan akurasi yang luar biasa. Fitur multi-point touchpad ini juga dikombinasikan dengan teknologi ASUS Smart gesture yang memberikan pengalaman yang berbeda dan lebih intuitif serta alami.

Teknologi smart gesture mendukung berbagai sentuhan perintah sehingga kita dapat melakukan zoom in/zoom out,  scrolling webpage sampai switching ke aplikasi terakhir yang dibuka hanya dengan kombinasi sentuhan jari. Bloggerpun bisa lebih produktif dan tak perlu menghabiskan energi hanya untuk masalah touchpad yang kurang responsif.

Keyboard Ergonomis


Bagi seorang blogger, keyboard yang ergonomis dan nyaman sudah menjadi harga mati untuk sebuah laptop. Tentunya ini berhubungan dengan kenyamanan saat mengetik. ASUS X555 memiliki keyboard chiclet berukuran penuh yang telah ditingkatkan dengan design 1.6mm jarak antara key serta optimalisasi yang membuat keyboard terasa lebih solid dan nyaman pada saat melakukan pengetikan.

Keyboard ergonomis (sumber: ASUS)

Keyboard juga dirancang secara ergonomis untuk meningkatkan responsif dan telah diatur untuk fungsi yang lebih optimal. Dengan pengujian ketat yang dilakukan oleh ASUS pada sistem keyboard ini, keyboard X555 mampu bertahan hingga 10 juta pengetikan. Hal ini lah yang membuat blogger tetap nyaman bahkan setelah mengetik dalam waktu yang cukup lama. Sangat cocok untuk blogger yang ingin tetap produktif demi menghasilkan konten terbaik.

Home entertainment & productivity


ASUS X555 didukung oleh Prosesor AMD®Quadcore A10 untuk performa yang halus dan responsif. Performanya juga didukung dengan grafis mumpuni dan memory controller di bagian dalam yang canggih sehingga X555 ideal digunakan untuk kebutuhan komputerisasi sehari-hari atau sarana hiburan seperti menonton film dan video.

Blogger juga bisa stres (sumber: pexels)

ASUS X555 memudahkan saya sebagai seorang blogger dalam menyelesaikan semua pekerjaan dengan performa multifungsi yang dibutuhkan untuk bekerja atau bermain dengan satu perangkat. Jadi jika saya sedang stres dan penat karena kehabisan ide, saya bisa "switching mode" dulu dengan mencari hiburan yang saya suka di laptop.

Aksesibilitas seperti Smartphone


Laptop kadang identik dengan kinerja berat yang membuat responnya jadi lebih lama. Akan tetapi dengan ASUS X555, kita bisa mendapatkan laptop dengan respons cepat layaknya smartphone. Laptop ini dilengkapi dengan resume instan 2 detik, sehingga kita dapat berpindah dari sleep mode dan langsung dapat digunakan untuk mengakses internet atau bekerja dengan dokumen kita dalam sekejap.

Optimalisasi daya X555 juga bervariasi sehingga kita dapat menikmati kualitas baterai yang maksimal. Bahkan, baterainya dapat bertahan selama 2 minggu dalam standby mode! Jadi kita tidak perlu khawatir akan kehilangan data pada waktu tersebut, ASUS X555 akan menyimpan data kita secara otomatis ketika baterai turun mencapai di bawah 5%. Sungguh sebuah fitur yang menyamai, bahkan melebihi fitur smartphone.

Kualitas Suara Jernih


Didukung oleh teknologi ASUS SonicMaster dan ASUS AudioWizard, kualitas audio yang dihadirkan sangat jernih dan berketepatan tinggi serta menyatu dalam X Series' omnidirectional audio, sehingga setiap musik terdengar sebagaimana harusnya terdengar.

ASUS AudioWizard (sumber: ASUS)

SonicMaster adalah teknologi campuran perangkat keras, perangkat lunak, dan tuning yang dikembangkan dengan tujuan untuk memberi kualitas audio PC notebook terbaik. Codec profesional memastikan kinerja suara yang tepat, amplifier yang optimal memberi volume lebih keras, sementara speaker dan ruang resonansi yang lebih besar menghasilkan output audio yang kuat dan bass yang lebih dalam.

Pengolahan sinyal tambahan membantu menyempurnakan perangkat keras, menyaring suara dan meningkatkan kejernihan audio sehingga kita dapat menikmati audio yang tak tertandingi.

Sementara AudioWizard adalah perangkat lunak tuning dengan lima mode audio pra-setel yang paling sesuai dengan kebutuhan kita sebagai blogger. Dengan disetel oleh tim ASUS Golden Ear, kita bisa menikmati suara true-to-life dalam musik, film, dan games. Tampilan antarmukanya sangat mudah digunakan sehingga kita dapat mengoptimalisasi dengan hanya sekali sentuh sesuai dengan keinginan.

Jadi, baik menggunakan speaker atau headphone, kita akan menikmati audio yang lebih kaya dan lebih detil. Tak heran jika X555 memang cocok untuk hiburan dan produktivitas kerja bagi blogger.

Akses data dan konektivitas yang lengkap


Apa jadinya bila blogger lupa menyimpan file dan dokumennya sehingga hasil kerjanya hilang begitu saja. Rasanya pasti tak enak. Karena itulah kini ada ASUS WebStorage yang memastikan kita mendapatkan akses ke data dan file pada setiap perangkat yang terkoneksi dengan internet. ASUS Webstorage juga akan menyimpan file kita secara otomatis dan berkala serta disinkron di berbagai perangkat yang terkoneksi. Kita dapat berbagi foto dan video serta streaming musik dan film lewat perangkat ini.

ASUS WebStorage (sumber: ASUS)

ASUS X555 juga memiliki fitur konektivitas yang lengkap seperti USB 3.0, HDMI dan VGA ports, 2-in-1 SD/SDHC card reader, dan pilihan konektivitas lainnya. USB3.0 memberikan kecepatan 10x dari USB2.0 sehingga memungkinkan untuk menyimpan foto, atau melakukan transfer musik dan video dengan ukuran besar dalam waktu yang singkat. Kita dapat melakukan transfer film dengan kualitas Blu-ray berukuran 25GB dalam waktu 70 detik saja! Luar biasa bukan.

ASUS X555, Pilihan Tepat untuk Blogger


Banyak blogger yang produktivitasnya terganggu hanya karena alat kerja, seperti laptop, yang kurang mumpuni. Kehadiran ASUS X555 menjawab kebutuhan blogger untuk komputerisasi sehari-hari dengan teknologi canggih dan fitur masa kini.

ASUS X555 telah didukung dengan AMD prosesor, ASUS SonicMaster yang memiliki kualitas terbaik dalam audio notebook, serta dapat dinyalakan kembali dalam waktu 2 detik dari kondisi sleep mode, jadi selalu siap kapanpun dibutuhkan. Selain itu, varian yang masih termasuk dalam X Series ini juga didukung oleh USB 3.0 yang memiliki kecepatan tinggi dalam mengirim data

ASUS X Series (sumber: ASUS)

X Series merupakan seri laptop yang didesain secara stylish serta menonjol diantara laptop yang ada di pasaran saat ini, seperti ASUS X555. Harganya juga cukup terjangkau. Dan meski harganya kompetitif namun kualitasnya tetap tinggi dengan nuansa premium yang menjadikannya sebagai pilihan yang ideal untuk kebutuhan para blogger.

So, tunggu apalagi? Teknologi untuk mendukung produktivitas ada. Sarana hiburan dengan kualitas audio terbaik ada. Konektivitas yang lengkap baik secara offline dan online ada. Bahkan masalah baterai yang menjadi momok bagi blogger kini sudah ada solusinya.

ASUS X555 memang merupakan laptop yang cocok digunakan oleh blogger dengan tingkat produktivitas yang tinggi. Kini saya bisa memperdalam ilmu ngeblog dan memperkaya konten karena sudah didukung oleh laptop berkualitas. Dengan begitu, level kita sebagai blogger juga akan ikut naik dengan konten yang semakin menarik dan berkualitas.

Bagi Anda yang ingin membeli laptop atau menggantinya dengan yang baru, ASUS X555 adalah pilihan yang tepat. Apalagi, ASUS X555 juga dijual di Tokopedia sehingga memudahkan kita untuk membelinya secara online dan tak harus capek-capek jalan ke toko komputer.

Jadilah blogger yang aktif dan produktif, namun jangan lupa untuk meningkatkan kemampuan agar semakin kreatif dan inovatif. Meski hanya tinggal tiga bulan lagi, namun 2018 adalah waktu yang tepat untuk mengganti laptop, dengan ASUS X series tentunya.

See U on TOP, Bloggers!

Terus belajar & perdalam ilmu ngeblog (sumber: Dok.Pribadi)

Komentar

  1. Inspiratif. Asyek yah punya alat perang yang keren 😅

    BalasHapus
  2. Wah..sudah 8 tahun ngeblog..salut karena masih konsisten!
    Saya belum 2 tahun ini dan merasa memang banyak manfaatnya.
    Makin produktif salah satunya juga...Hm, apalagi kalau dilengkapi ASUS X555 ini ya...wah, enggak kebayang makin lancar jaya deh semangatnya :)

    BalasHapus
  3. See you on top!

    Suka banget deeh yang udah ngeblog dari 2018
    Such a long story yaah

    Dan ga pantang menyerah juga.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tak Hanya Outfit, Jam Tangan Juga Bisa "Saltum"

Beberapa waktu lalu di suatu acara resmi, saya bertemu dengan seorang kawan. Ia memakai outfit batik lengkap dengan pantofel, namun ada sesuatu yang sedikit mengganjal. Ternyata ia memakai jam tangan digital bertipe sport. Tentu ini sedikit mengurangi tingkat "kekerenan"-nya hanya karena "saltum" jam tangan.

Lain halnya dengan seorang kawan lainnya dimana ketika kami traveling trekking ke curug, ia menggunakan jam tangan dengan bracelet stainless steel. Memang tipe ini tahan air, tapi untuk kegiatan outdoor sangat tidak disarankan karena selain lebih berat, bahan stainless steel juga berpotensi mencederai tangan dan tidak nyaman untuk heavy activity.

Berkaca pada kedua kasus ini, ternyata bukan hanya outfit saja yang bisa salah kostum. Aksesoris seperti jam tangan juga harus memiliki penempatan yang sesuai agar tidak saltum. Jangan sampai penampilan sempurna kita dari atas sampai bawah ternoda hanya karena menggunakan jam tangan yang kurang tepat. Jam tangan yang …

Ariana dan Kata Hatinya

Malam itu hujan deras turun. Dengan tergesa-gesa gue langsung menuju restoran dimana teman-teman janjian kumpul disana. Seperti biasa, yang janji mau ngumpul ada enam-tujuh orang, yang baru nongol baru satu orang. Dari jauh terlihat Cindy sedang sibuk membuka buku menu sambil sesekali melirik smartphone yang ditaruh tepat di sampingnya.

"Baru lu doang nih yang dateng? Yang lain pada kemana?" tanya gue sambil menarik kursi.

"Eh, Wil. Baru nyampe lu? Tau nih, yang lain pada ngaret," jawab Cindy sambil menggerutu.

"By the way kemana aja lu? Sok sibuk banget sih. Kemarin pas mau nonton bareng, bilangnya lagi lembur. Pas diajak CFD, malah meeting sama klien di luar. Sibuk banget lu kerja, kaya juga nggak. Hahhaha.." Cindy tertawa sambil meledek.

"Iya, iya.. sorry. Lagi banyak kerjaan nih," kata gue memelas sambil memanggil pelayan untuk pesan minuman.

Tak berapa lama, terlihat seorang wanita berlari kecil menghampiri kami dengan pakaian yang sedikit lep…

Semangkuk Soto, Segelas Anggur dan Peragaan Busana

Beberapa waktu lalu Kementerian Pariwisata telah menetapkan lima makanan yang menjadi kuliner nusantara. Selain menjadi ikon kuliner, makanan-makanan tersebut juga menjadi salah satu media promosi untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia. Menariknya, Rendang yang saya kira berada di urutan pertama, ternyata ada di posisi kedua. Nomor satu yang menjadi ikon kuliner Indonesia adalah SOTO.
Mengapa soto bisa jadi nomor satu, dibandingkan rendang yang sudah mendunia (apalagi ketika dinyanyikan oleh Bule yang jatuh cinta pada masakan khas Minang itu). Jawabannya adalah selain merupakan kuliner asli Indonesia, soto mudah ditemukan di dimana-mana, bahkan setiap daerah punya ciri khas soto masing-masing. Sebut saja Soto Kudus, Soto Lamongan atau Soto Banjar dengan bumbu, rempah serta kearifan lokal dari kota asalnya.
Selaras dengan momen tersebut, Summarecon Mal Kelapa Gading bersama Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarak…