Langsung ke konten utama

PopBox, The New "PO BOX"


Sekitar 2-3 dekade silam, kita pasti mengenal istilah PO BOX dalam pengiriman surat, lamaran atau barang. PO BOX adalah singkatan dari Post Office Box yang merupakan laci lemari surat yang terdapat di kantor pos. Laci atau biasa disebut box ini memiliki nomor dan kunci yang hanya dimiliki oleh penyewa, baik personal maupun company.

PO BOX memberi kemudahan dan kemanaan dimana pengiriman surat dari orang lain bukan dikirimkan ke rumah atau perusahaan namun di masukan ke dalam kotak yang disewa. Selain itu, PO BOX juga dapat meminimalisir surat tersasar atau hilang. Sayangnya seiring perkembangan zaman, PO BOX kini mulai hilang dan dilupakan.

PopBox, The New PO BOX


Hidup di zaman modernisasi dimana generasi milenial dan generasi Y mendominasi, inovasi berbasis teknologi kerap bermunculan. Sebut saja media sosial yang booming dalam sedekade terakhir dan semakin masif. Namun tak semua inovasi harus sesuatu yang "baru". Barang "lama" dengan sentuhan teknologi bisa menjadi sesuatu yang fresh dan inovatif, salah satunya PopBox.


PopBox adalah lemari laci atau loker modern dengan konsep serupa PO BOX. Sebagai smart locker system pertama di Indonesia yang tersebar di 300 lokasi strategis di 8 kota besar, PopBox dapat difungsikan untuk kirim barang, ambil barang kiriman, titip barang sampai pembelian pulsa dan lain-lain.

Fitur-fitur apa sajakah yang ada di PopBox? Salah satunya adalah PopSend. Di tengah kendala dan kesibukan, saya seringkali mengalami kesulitan mengatur waktu, contoh sederhananya untuk mengirim barang ke kolega atau teman-teman. Namun berkat PopSend, masalah tersebut terpecahkan.

Popsend mempermudah saya dalam mengirim barang dengan aplikasi PopBox. Cukup dengan drop barang di loker terdekat, kurir PopBox akan ke alamat/loker tujuan. Contohnya saya kirim paket melalui loker di Apartemen CBD Pluit yang terdekat dari rumah saya. Paket tersebut akan saya kirimkan ke teman yang tinggal di Apartemen Kalibata City. Kebetulan disana juga ada loker PopBox sehingga paket bisa langsung dikirimkan ke loker.





Biaya kirimnya juga terjangkau, apalagi ada promo GRATISPAKAI yang bisa digunakan untuk 2x PopSend secara gratis. Setelah menkonfirmasi order tersebut, saya tinggal menunggu notifikasi via SMS ketika paket atau barang yang saya kirim telah sampai di tujuan.

Fitur lainnya yang saya gunakan adalah PopSafe yang merupakan jasa titip barang di loker. Banyaknya barang bawaan terkadang menyulitkan saya dalam mobilisasi. Solusinya adalah dengan menitipkannya lewat PopSafe. Biaya sewanya juga sangat terjangkau, hanya Rp 6.000/24 jam. Ditambah adanya promo GRATISPAKAI yang juga bisa digunakan untuk 2x PopSafe secara free!

Prosesnya sangat cepat dan mudah. Saya cukup memilih lokasi PopBox terdekat, memilih ukuran, lalu booking. Setelah itu kita akan mendapatkan invoice id berupa nomor untuk diinput atau QR Code yang bisa di-scan untuk akses loker PopBox. Loker akan terbuka dan kita tinggal menaruh dan menitipkan barang disana, kemudian mengambilnya lagi jika sudah selesai.





Kenapa pakai PopBox?


Ada beberapa alasan mengapa harus menggunakan PopBox. Pertama, lebih aman karena menggunakan kode PIN. Tak perlu khawatir barang hilang, rusak atau tertukar karena tiap loker PopBox diawasi oleh CCTV 24 jam. Apabila belum sempat ambil, barang akan tersimpan aman selama 3 hari dan pengguna akan mendapat SMS reminder untuk ambil barang.

Kedua, lebih mudah dan cepat. PopBox mempermudah proses mengambil, mengembalikan, atau mengirim paket dengan rentang waktu tak lebih dari 5 detik. Cukup datang ke loker dan akses menu pada layar loker sesuai layanan yang ingin digunakan. PopBox juga memungkinkan pengiriman di hari yang sama.

Ketiga, lebih nyaman. Tak perlu menunggu kurir jemput/kirim barang. PopBox bisa dipakai dimanapun dan kapanpun kita mau. Keempat, lebih hemat karena harganya yang kompetitif. Jangan lupa, promo GRATISPAKAI bisa digunakan sampai pertengahan November lho..


#KerenPakaiPopBox


Mengusung tagline "send parcel with smart locker", PopBox menjadi solusi alternatif untuk permasalahan logistik, terutama bagi mereka yang menginginkan keamanan, kemudahan, kenyamanan serta kerahasiaan profilnya. Fitur-fitur PopBox tentu sangat memudahkan para penggunanya yang memiliki aktivitas dan mobilitas tinggi.

Aplikasi PopBox bisa diunduh di PlayStore atau Apps Store. Untuk top up kredit bisa melaui payment channel yang ada seperti virtual account, credit card, alfamart, dll dengan minimum top up Rp 25.000.

So, buat kalian yang ingin mengirim paket atau menitipkan barang, PopBox bisa jadi pilihan tepat. Buktikan kalau kalian tambah #KerenPakaiPopBox.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tak Hanya Outfit, Jam Tangan Juga Bisa "Saltum"

Beberapa waktu lalu di suatu acara resmi, saya bertemu dengan seorang kawan. Ia memakai outfit batik lengkap dengan pantofel, namun ada sesuatu yang sedikit mengganjal. Ternyata ia memakai jam tangan digital bertipe sport. Tentu ini sedikit mengurangi tingkat "kekerenan"-nya hanya karena "saltum" jam tangan.

Lain halnya dengan seorang kawan lainnya dimana ketika kami traveling trekking ke curug, ia menggunakan jam tangan dengan bracelet stainless steel. Memang tipe ini tahan air, tapi untuk kegiatan outdoor sangat tidak disarankan karena selain lebih berat, bahan stainless steel juga berpotensi mencederai tangan dan tidak nyaman untuk heavy activity.

Berkaca pada kedua kasus ini, ternyata bukan hanya outfit saja yang bisa salah kostum. Aksesoris seperti jam tangan juga harus memiliki penempatan yang sesuai agar tidak saltum. Jangan sampai penampilan sempurna kita dari atas sampai bawah ternoda hanya karena menggunakan jam tangan yang kurang tepat. Jam tangan yang …

Semangkuk Soto, Segelas Anggur dan Peragaan Busana

Beberapa waktu lalu Kementerian Pariwisata telah menetapkan lima makanan yang menjadi kuliner nusantara. Selain menjadi ikon kuliner, makanan-makanan tersebut juga menjadi salah satu media promosi untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia. Menariknya, Rendang yang saya kira berada di urutan pertama, ternyata ada di posisi kedua. Nomor satu yang menjadi ikon kuliner Indonesia adalah SOTO.
Mengapa soto bisa jadi nomor satu, dibandingkan rendang yang sudah mendunia (apalagi ketika dinyanyikan oleh Bule yang jatuh cinta pada masakan khas Minang itu). Jawabannya adalah selain merupakan kuliner asli Indonesia, soto mudah ditemukan di dimana-mana, bahkan setiap daerah punya ciri khas soto masing-masing. Sebut saja Soto Kudus, Soto Lamongan atau Soto Banjar dengan bumbu, rempah serta kearifan lokal dari kota asalnya.
Selaras dengan momen tersebut, Summarecon Mal Kelapa Gading bersama Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarak…

Ariana dan Kata Hatinya

Malam itu hujan deras turun. Dengan tergesa-gesa gue langsung menuju restoran dimana teman-teman janjian kumpul disana. Seperti biasa, yang janji mau ngumpul ada enam-tujuh orang, yang baru nongol baru satu orang. Dari jauh terlihat Cindy sedang sibuk membuka buku menu sambil sesekali melirik smartphone yang ditaruh tepat di sampingnya.

"Baru lu doang nih yang dateng? Yang lain pada kemana?" tanya gue sambil menarik kursi.

"Eh, Wil. Baru nyampe lu? Tau nih, yang lain pada ngaret," jawab Cindy sambil menggerutu.

"By the way kemana aja lu? Sok sibuk banget sih. Kemarin pas mau nonton bareng, bilangnya lagi lembur. Pas diajak CFD, malah meeting sama klien di luar. Sibuk banget lu kerja, kaya juga nggak. Hahhaha.." Cindy tertawa sambil meledek.

"Iya, iya.. sorry. Lagi banyak kerjaan nih," kata gue memelas sambil memanggil pelayan untuk pesan minuman.

Tak berapa lama, terlihat seorang wanita berlari kecil menghampiri kami dengan pakaian yang sedikit lep…