Langsung ke konten utama

Yuk, Belajar Mendekor Rumah Agar Instagramable


"Duh, pengen deh punya rumah yang instagramable.."

"Rumah gue sempit. Gimana ya cara menata dekorasinya biar terlihat cantik.."

"Aku bingung nih, tema ama yang cocok buat ruang tamu atau dapur yang minimalis.."

Pertanyaan-pertanyaan di atas sering dikemukan oleh banyak orang yang ingin menata rumahnya agar instagenic. Harus diakui di era social media sekarang ini, semua orang seperti berlomba-lomba untuk menampilkan visualisasi cantik dalam hal apapun, salah satunya dekorasi rumah.

Tak dipungkiri, dekorasi rumah yang nyaman, estetik dan fungsional tentu akan semakin menambah semangat serta memberikan inspirasi  bagi penghuni di setiap harinya. Rasa jenuh dan penat akan hilang setelah tiba di "tempat tujuan untuk kembali pulang" itu. Produktivitas juga akan terpacu jika rumah sesuai dengan karakter si pemilik hunian.


Media sosial seperti Instagram ternyata juga bisa menjadi solusi dan inspirasi bagi mereka yang ingin mendekor rumah sesuai karakter atau tema dekorasi yang diinginkan. Ditambah jika dekorasi rumah dan interior terlihat cantik, tentu tangan kita akan "gatal" untuk membagikannya di linimasa media sosial.

Dalam event Indonesia Properti Expo (IPEX) yang diselenggarakan di JCC Senayan, dihelat sebuah Talkshow & Blogger Gathering dengan tema "Dekor Rumah ala Instagram" bersama Irma Alaydrus (@irmaalaydrus) dan Adelya (@adelyavk) pada Minggu (3/2/2019). Kedua narasumber adalah influencer yang sudah dikenal berkat penataan rumahnya yang apik. Mereka juga berbagi tips dan trik untuk mendekorasi rumah sesuai dengan tren yang sedang booming di Instagram.

Pertama, bagaimana mencari inspirasi atau ide-ide menarik mengenai dekorasi ruangan yang instagramable? Tantu bisa dilihat di acara tv maupun media sosial seperti Instagram atau Pinterest yang banyak memberikan referensi untuk mendesain dekorasi rumah. Dalam pemaparannya, Mbak Adelya memberikan empat tema sebagai referensi untuk mendekor rumah, yaitu Minimalist, Japanese, Boho atau Bohemian dan Industrial.

Keempat tema tersebut memiliki style, karakter dan keunikan masing-masing. Tema Minimalist biasanya menggunakan warna kalem seperti warna kayu, dusty pink dan abu, sementara konsep Japanese menggunakan warna kayu, putig dan beige. Berbeda dengan tema Industrial yang lebih terkesan macho dengan warna-warna besi, coklat tua dan putih sebagai pemanis. Lalu Boho punya tone yang mirip dengan Minimalist, bedanya ada di sisi banyaknya barang sehingga terkesan ramai.


Anyway, ternyata ada tema lain yang digandrungi oleh milenials, yaitu Scandinavian Style. Tema yang berasal dari 5 negara ini memiliki ciri tone dasar abu-abu dan biru. Bahkan dengan sentuhan tambahan warna putih, Scandinavian Style bisa memberikan kesan keleluasaan pada ruangan. Prinsip dari Scandinavian Style adalah: sederhana, fungsionalis, minimalis dan tone senada.

Untuk memiliki dekor rumah yang instagramable, caranya cukup mudah. Kita hanya perlu fokus pada dua hal, yaitu:

  1. Punya referensi dekor yang cukup
  2. Punya teknik dasar fotografi

Tentunya dengan tema dekorasi yang sudah dibahas sebelumnya kita sudah memiliki referensi untuk mendekor rumah. Lalu ada beberapa tips tambahan dari Mbak Irma guna mempercantik ruangan, seperti:

  1. Memberikan sentuhan indoor plant dengan menghadirkan tanaman dalam ruangan agar lebih hidup. Pilihannya mulai dari rubber tree, palm treas, foodle leaf dan moonstera.
  2. Memberikan sentuhan lightning agar ruangan jadi lebih terang. Bisa dengan lightning alami atau dengan lampu. Gunakan lampu berwarna kuning agar memberikan kesan hangat.
  3. Tak harus membeli banyak perabot baru. Akali dengan menggunakan perabot lama yang dicat ulang, atau jual yang lama untuk beli perabot baru.
  4. Jangan penuhi ruangan dengan barang-barang yang tidak terpakai.
  5. Jika memiliki baby yang aktif, hindari penggunaan barang yang mudah pecah belah atau mudah dijangkau si kecil.
  6. Beri teritori atau ruangan tersendiri untuk si kecil. Tujuannya agar ia tidak mencoret-coret rumah.
  7. Gunakan frame berisi quotes, bukan gambar, agar ruangan terkesan lebih luas.
  8. Siasati dapur di luar dengan memasang polycarbonate agar ruangan tetap terang tanpa lampu saat siang.


Terakhir, ada teknik dasar dalam memotret interior atau dekorasi ruangan yang instagramable, caranya:

  • Kamera diletakkan sejajar dengan objek foto.
  • Ambil beberapa gambar dari angle yang berbeda.
  • Perhatikan pencahayaan, jangan terlalu terang atau redup.


Mendekor rumah dengan menerapkan pronsip smart and home living adalah dambaan setiap orang. Tentunya harus sesuai dengan kebutuhan, kepribadian serta karakter penghuninya. Mendekorasi rumah ala Instagram pasti akan memberi kesan cantik, elegan dan nyaman sehingga akan meningkatkan produktivitas dan memberi semangat dalam beraktivitas.

Oh iya, bagi Anda yang sedang mencari properti silakan berkunjung ke Indonesia Properti Expo (IPEX) yang berlangsung dari tanggal 2-10 Februari 2019 di Hall A & B Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Pameran bertajuk "Pesta KPR BTN Anniversary" ini dimeriahkan dengan beragam talkshow, blog competition, IG photo contest, atraksi barongsai, lomba mewarnai untuk anak, live music, dan lain-lain.


Di tahun 2019, Indonesia Properti Expo diselenggarakan tiga kali pada Februari, Juli dan November. IPEX periode Februari 2019 melibatkan 150 peserta developer dan menampilkan 600 proyek properti dengan pilihan harga mulai Rp 130 juta dengan jangka waktu kredit sampai 30 tahun. Selama pameran berlangsung, Bank BTN juga memberikan promosi khusus seperti uang muka 1% dan suku bunga KPR mulai 6,69%.

Tunggu apa lagi? Miliki properti pertama dan idaman sekarang juga. Jangan lupa untuk mendekorasinya agar instagramable.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tak Hanya Outfit, Jam Tangan Juga Bisa "Saltum"

Beberapa waktu lalu di suatu acara resmi, saya bertemu dengan seorang kawan. Ia memakai outfit batik lengkap dengan pantofel, namun ada sesuatu yang sedikit mengganjal. Ternyata ia memakai jam tangan digital bertipe sport. Tentu ini sedikit mengurangi tingkat "kekerenan"-nya hanya karena "saltum" jam tangan.

Lain halnya dengan seorang kawan lainnya dimana ketika kami traveling trekking ke curug, ia menggunakan jam tangan dengan bracelet stainless steel. Memang tipe ini tahan air, tapi untuk kegiatan outdoor sangat tidak disarankan karena selain lebih berat, bahan stainless steel juga berpotensi mencederai tangan dan tidak nyaman untuk heavy activity.

Berkaca pada kedua kasus ini, ternyata bukan hanya outfit saja yang bisa salah kostum. Aksesoris seperti jam tangan juga harus memiliki penempatan yang sesuai agar tidak saltum. Jangan sampai penampilan sempurna kita dari atas sampai bawah ternoda hanya karena menggunakan jam tangan yang kurang tepat. Jam tangan yang …

Semangkuk Soto, Segelas Anggur dan Peragaan Busana

Beberapa waktu lalu Kementerian Pariwisata telah menetapkan lima makanan yang menjadi kuliner nusantara. Selain menjadi ikon kuliner, makanan-makanan tersebut juga menjadi salah satu media promosi untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia. Menariknya, Rendang yang saya kira berada di urutan pertama, ternyata ada di posisi kedua. Nomor satu yang menjadi ikon kuliner Indonesia adalah SOTO.
Mengapa soto bisa jadi nomor satu, dibandingkan rendang yang sudah mendunia (apalagi ketika dinyanyikan oleh Bule yang jatuh cinta pada masakan khas Minang itu). Jawabannya adalah selain merupakan kuliner asli Indonesia, soto mudah ditemukan di dimana-mana, bahkan setiap daerah punya ciri khas soto masing-masing. Sebut saja Soto Kudus, Soto Lamongan atau Soto Banjar dengan bumbu, rempah serta kearifan lokal dari kota asalnya.
Selaras dengan momen tersebut, Summarecon Mal Kelapa Gading bersama Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarak…

Ariana dan Kata Hatinya

Malam itu hujan deras turun. Dengan tergesa-gesa gue langsung menuju restoran dimana teman-teman janjian kumpul disana. Seperti biasa, yang janji mau ngumpul ada enam-tujuh orang, yang baru nongol baru satu orang. Dari jauh terlihat Cindy sedang sibuk membuka buku menu sambil sesekali melirik smartphone yang ditaruh tepat di sampingnya.

"Baru lu doang nih yang dateng? Yang lain pada kemana?" tanya gue sambil menarik kursi.

"Eh, Wil. Baru nyampe lu? Tau nih, yang lain pada ngaret," jawab Cindy sambil menggerutu.

"By the way kemana aja lu? Sok sibuk banget sih. Kemarin pas mau nonton bareng, bilangnya lagi lembur. Pas diajak CFD, malah meeting sama klien di luar. Sibuk banget lu kerja, kaya juga nggak. Hahhaha.." Cindy tertawa sambil meledek.

"Iya, iya.. sorry. Lagi banyak kerjaan nih," kata gue memelas sambil memanggil pelayan untuk pesan minuman.

Tak berapa lama, terlihat seorang wanita berlari kecil menghampiri kami dengan pakaian yang sedikit lep…