Langsung ke konten utama

"Eat Sleep Well" di BATIQA Karawang


Staycation yang berasal dari kata "stay" dan "vacation" memiliki arti "berlibur di tempat tinggal" atau "berlibur di kota sendiri". Entah sejak kapan terjadi pergeseran makna dimana staycation berarti "tidur dan menginap di hotel". Bukan hanya di kota sendiri, bila kita ke luar kota hanya untuk sekedar beristirahat di hotel juga bisa dikategorikan sebagai staycation.

Staycation di hotel bagi saya pribadi adalah untuk merasakan pengalaman "Eat Sleep Well", yakni puas bersantap dan bermalam di hotel tersebut, entah untuk sekedar liburan, pekerjaan atau dapat privilege menginap disana secara free. Beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan mengina di BATIQA Hotel & Apartments Karawang. Dimana saya merasakan pengalaman "Eat Sleep Well" di salah satu kota industri di Jawa Barat ini.

BATIQA Karawang terletak di Suryacipta City of Industry, sebuah kawasan industri dan komersil di Karawang Timur. Persisnya di Jl. Surya Utama C-1, Karawang, 41363. Hotel ini hanya berjarak 10 km dari pusat kota. Dari Jakarta, dibutuhkan waktu tempuh antara 1,5 - 3 jam untuk sampai di BATIQA Karawang.



Saya berangkat menggunakan bus dari Kuningan, Jakarta Selatan, melewati jalan tol Jakarta-Cikampek dimana hanya dalam waktu 2 jam saja saya sudah sampai di BATIQA Hotel & Apartments Karawang. Kebetulan lokasi hotel ini tak jauh dari pintu keluar tol dan bersebelahan dengan gedung perkantoran The Manor. Tentunya BATIQA Karawang akan menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin melakukan kunjungan bisnis dan beristirahat.

***

Tiba di BATIQA Karawang, saya langsung disambut resepsionis yang melayani 24 jam. Selain itu ornamen-ornamen khas Sunda terlihat di beberapa sudut. Misalnya oleh-oleh dari UMKM Karawang yang dipajang di front office sampai alat musik angklung, dll. Di lantai 1 juga tersedia beberapa fasilitas hotel lainnya seperti kolam renang outdoor, pusat kebugaran sampai ruang bermain dengan meja billiard yang bisa dinikmati oleh tamu hotel.

Masuk ke kamar, saya mendapat Superior Room dengan twin bed. Fasilitas di kamar tersebut antara lain ruangan ber-AC, minibar dengan kulkas, brangkas, TV kabel serta akses internet WiFi gratis. Ada juga unit telepon yang bisa disambungkan untuk menikmati layanan hotel. Overall, interior kamar sangat nyaman terlebih untuk saya pribadi yang butuh istirahat setelah perjalanan panjang.



Beralih ke kamar mandi yang memadukan dry floor dan wet floor. Di area wastafel juga disediakan perlengkapan mandi yang lengkap, mulai dari toothbrush, toothpaste, cotton bud, shower cap serta sabun dan sampo cair. Tersedia pula plastik ramah lingkungan serta dua buah handuk siap pakai.

Untuk minibar, BATIQA Karawang menyediakan welcome drink 2 botol air mineral, teko elektrik untuk memasak air serta teh dan kopi sachet lengkap dengan pilihan gula pemanis dan krimer. Layanan TV kabel adalah fasilitas yang saya gunakan untuk mengusir kebosanan. Ingin mencari udara segar? Buka saja jendela untuk melihat pemandangan kota industri Karawang.


***

Kebetulan saya datang saat bulan Ramadan dimana BATIQA Hotel & Apartments Karawang menyajikan beragam menu untuk sahur dan berbuka. Fresqa Bistro yang merupakan restoran di hotel ini menyajikan beragam makanan mulai dari kue takjil, rujak buah dan asinan, serta menu tradisional seperti lalapan, sate ayam, pecel lele, ayam goreng, soto ayam dan sebagainya.

Kebetulan malam itu ada live music yang menemani makan malam tamu hotel. Mereka juga mengajak tamu yang ingin menyumbangkan suara di panggung. Atas dorongan teman-teman, akhirnya saya berkesempatan lagi bernyanyi di atas panggung. Semoga suara saya tidak sumbang dan bisa menghibur para penonton. Hehehe..

Anyway, Fresqa Bistro yang basicnya menyajikan beragam menu masakan Jepang juga memiliki bar yang meyajikan beragam kopi dan minuman ringan. Ruangannya terbagi menjadi indoor dan outdoor. Untuk sarapan, Fresqa Bistro juga menyajikan bubur, roti, omelet serta penganan manis sebagai teman santap di pagi hari.



***

Sebagai salah satu jaringan hotel lifestyle bintang tiga di Idonesia, BATIQA Karawang menawarkan beragam fasilitas yang nyaman dan memanjakan. Brand BATIQA sendiri diambil dari kata “Batik” dan “Quality A”. Batik merupakan salah satu ikon kebanggaan Indonesia, sementara Quality A merupakan komitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik.

Komitmen dan pelayanan ini terlihat dari bagaimana fasilitas yang saya dapatkan ketika menginap di BATIQA Hotel & Apartments Karawang. Mulai dari kamar, resto, sampai fasilitas lain seperti kolam renang dan ruang bermain memberikan pengalaman staycation yang menyenangkan. Lokasinya yang berada d sentra industri justru membuat suasana kian tenang.

Bila ada kesempatan berkunjung ke kota Karawang lagi, BATIQA akan menjadi pilihan saya untuk beristirahat dari segala aktivitas sambil liburan ala staycation. Pastinya untuk merasakan pengalaman "Eat Sleep Well" kembali.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ariana dan Kata Hatinya

Malam itu hujan deras turun. Dengan tergesa-gesa gue langsung menuju restoran dimana teman-teman janjian kumpul disana. Seperti biasa, yang janji mau ngumpul ada enam-tujuh orang, yang baru nongol baru satu orang. Dari jauh terlihat Cindy sedang sibuk membuka buku menu sambil sesekali melirik smartphone yang ditaruh tepat di sampingnya.

"Baru lu doang nih yang dateng? Yang lain pada kemana?" tanya gue sambil menarik kursi.

"Eh, Wil. Baru nyampe lu? Tau nih, yang lain pada ngaret," jawab Cindy sambil menggerutu.

"By the way kemana aja lu? Sok sibuk banget sih. Kemarin pas mau nonton bareng, bilangnya lagi lembur. Pas diajak CFD, malah meeting sama klien di luar. Sibuk banget lu kerja, kaya juga nggak. Hahhaha.." Cindy tertawa sambil meledek.

"Iya, iya.. sorry. Lagi banyak kerjaan nih," kata gue memelas sambil memanggil pelayan untuk pesan minuman.

Tak berapa lama, terlihat seorang wanita berlari kecil menghampiri kami dengan pakaian yang sedikit lep…

Tak Hanya Outfit, Jam Tangan Juga Bisa "Saltum"

Beberapa waktu lalu di suatu acara resmi, saya bertemu dengan seorang kawan. Ia memakai outfit batik lengkap dengan pantofel, namun ada sesuatu yang sedikit mengganjal. Ternyata ia memakai jam tangan digital bertipe sport. Tentu ini sedikit mengurangi tingkat "kekerenan"-nya hanya karena "saltum" jam tangan.

Lain halnya dengan seorang kawan lainnya dimana ketika kami traveling trekking ke curug, ia menggunakan jam tangan dengan bracelet stainless steel. Memang tipe ini tahan air, tapi untuk kegiatan outdoor sangat tidak disarankan karena selain lebih berat, bahan stainless steel juga berpotensi mencederai tangan dan tidak nyaman untuk heavy activity.

Berkaca pada kedua kasus ini, ternyata bukan hanya outfit saja yang bisa salah kostum. Aksesoris seperti jam tangan juga harus memiliki penempatan yang sesuai agar tidak saltum. Jangan sampai penampilan sempurna kita dari atas sampai bawah ternoda hanya karena menggunakan jam tangan yang kurang tepat. Jam tangan yang …

Hidupkan MalamMu dengan Brilliant Portrait Oppo F11 Pro

Sekitar 10-15 tahun lalu kita mungkin tidak pernah menduga kalau posisi camera digital akan tergantikan oleh kamera ponsel. Memang, saat itu bentuk ponsel masihlah konvensional dimana keyboard fisik masih mendominasi. Kamera dengan layar penuh yang mengandalkan fitur touchscreen (layar sentuh) masih bisa dihitung dengan jari.

2010-an awal, era ponsel pintar (smartphone) dengan layar sentuh mulai menunjukkan tajinya. Dengan fisik yang lebih besar dan layar lebih luas, smartphone menjadi alat telekomunikasi andalan kaum urban.

Fitur yang paling memanjakan pengguna tentu adalah kamera yang semakin canggih serta display layar yang lebih luas. Hal inilah yang membuat kamera digital semakin tergerus, apalagi fitur-fiturnya telah diadopsi oleh smartphone.

Akan tetapi, sebagus atau secanggih apapun kamera smartphone tetaplah memiliki kekurangan. Salah satunya memotret di malam hari. Seperti kita tahu, di ruangan yang gelap dan minim cahaya, kamera ponsel akan menunjukkan "kelemahan"…