Milenial, Stop Milk Shaming Mulai Sekarang!


Sebagai generasi milenial, saya masih mengonsumsi susu meski tidak rutin. Berhubung bukan penyesap kopi jadilah minuman yang sering saya konsumsi selain teh adalah susu. Sayapun bukan tipe pemilih dalam mengonsumsi susu. Baik susu UHT, susu kental manis sampai susu coklat juga saya minum.

Alasan mengapa saya tetap mengsonsumsi susu di usia senjakala 20-an (uhuk) adalah selain lezat, tubuh juga tetap membutuhkan kandungan gizi dalam susu baik kalsium maupun protein. Selain itu, susu juga memiliki manfaat kesehatan lain seperti sebagai antioksidan untuk menjaga pertahanan tubuh dari serangan penyakit.

Sayangnya, tingkat konsumsi susu di Indonesia terbilang rendah hanya 12 liter per kapita per tahun. Bandingkan dengan Malaysia (39 liter), Vietnam (20 liter) atau Thailand (17 liter). Data Nielsen pada Usage & Attitude Studies 2011 menunjukkan bahwa secara global mereka yang berusia 13-20 tahun hanya mengonsumsi susu 11 liter per kapita per tahun, dan pada usia 21-29 tahun hanya 4 liter per kapita per tahun.


Alasan mereka yang berusia dewasa, terutama generasi milenial, yang tingkat konsumsi susunya rendah adalah persepsi umum yang mengatakan bahwa susu tidak lagi dibutuhkan lagi ketika memasuki usia remaja dan dewasa. Ada pula yang merasa malu karena persepsi bahwa susu itu adalah "minumannya anak-anak". Padahal, di usia dewasa kebutuhan energi akan meningkat sehingga memerlukan asupan nutrisi yang tepat.

Berdasarkan data Angka Kecukupan Gizi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di usia dewasa, tubuh masih membutuhkan nutrisi makronutrien (protein, lemak, karbohidrat) dan mikronutrien (kalsium, potassium, magnesium) yang bisa didapatkan dari susu.


Keengganan mengonsumsi susu inilah yang tanpa disadari memunculkan gerakan milk shaming karena minum susu terkesan cemen, tidak keren atau kekanakan. Milenial lebih menyukai minuman hits seperti di coffee shop atau boba drink.

Lalu bagaimana caranya agar milenial stop milk shaming dan tetap rutin mengonsumsi susu?

***

Memahami kebutuhan asupan nutrisi anak muda, The Coca Cola Company yang memiliki beragam produk minuman menghadirkan NUTRIBOOST dengan VITA GO, sebuah inovasi minuman susu yang membantu pemenuhan kebutuhan makronutrien dan mikronutrien untuk anak muda. Mengandung vitamin B3, B6, E dan Zink, Nutriboost Vita Go juga hadir dengan 2 varian rasa yang sangat milenial, rasa coklat dan rasa kopi.


"Dengan rasa cokelat dan rasa kopi, kami berharap NUTRIBOOST bisa menjadi pilihan anak muda Indonesia untuk menambah semangat saat menjalani kesibukan dan aktivitas sehari-hari," ujar Hans Kristian Kusuma, Senior Brand Manager-Dairy, Coca-Cola Indonesia, di kawasan SCBD pada Jumat (30/8/2019).

Hans juga mengatakan bahwa anak muda membutuhkan asupan nutrisi untuk mengimbangi aktivitas padat, gaya hidup aktif dan juga sering menghadapi berbagai tantangan dan unexpected moment. Selain bermanfaat untuk membantu proses pembentukan dan metabolisme energi, mengonsumsi susu juga dapat memberikan semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

"Banyak yang menganggap bahwa susu hanya dibutuhkan oleh anak-anak. Faktanya, susu mengandung hampir srmua nutrisi yang dibutuhkan tubuh baik makronutrien dan mikronutrien yang cocok untuk anak muda yang aktif," kata dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK, dokter spesialis gizi pada kesempatan yang sama.


Lebih lanjut lagi, dr. Diana juga mengatakan bahwa saat ini banyak anak muda yang tidak memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan baik karena pola makan, gaya hidup serta kurangnya vitamin dan kalsium. Mereka juga menganggap asupan selain makanan utama, seperti susu, tidak penting. Ditambah banyak juga yang mencari nutrisi seperti kalsium, lemak dan protein dari bahan makanan atau minuman selain susu.

"Jadi, disarankan untuk anak muda tetap mengonsumsi susu untuk menjaga kesehatan," terangnya.

Senada dengan dr. Diana, Aktris dan Bintang Film Adinia Wirasti juga menceritakan pengalamannya perihal milk shaming, dimana anak muda ogah menginsumsi susu hanya karena tidak keren. Dalam pola makannya, Adinia juga tetap memasukkan susu ke dalam menu snacking time. Baginya, snack bukan hanya mengemil makanan manis, asin atau berminyak tetapi bisa dengan buah dan susu.



"Kehadiran NUTRIBOOST dengan VITA GO sebagai minuman susu ready-to-drin bermanfaat untuk membantu proses pembentukan dan metabolisme energi, serta memberikan saya semangat lebih dalam beraktivitas," kata wanita berambut panjang dan berparas manis yag sudah membintangi puluhan film ini.

Untuk mendukung gaya hidup anak muda dan milenials, Nutriboost Vita Go tersedia dalam dua kemasan, yaitu kemasan kotak 180 ml dan botol 240 ml yang mudah dibawa kemanapun. Kedua variannrasa juga dihadirkan sesuai dengan preferensi anak muda.

"Nutriboost Vita Go kini hadir dengan rasa coklat dan kopi yang nikmat dan langsung jadi favorit baru saya. Yang penting, jangan takut tidak keren karena kemasan pilihan NUTRIBOOST yang handly mudah untuk dibawa kemanapun," tutup Adinia.


Minuman susu NUTRIBOOST dengan VITA GO memberikan asupan nutrisi untuk gaya hidup aktif anak muda yang penuh tantangan agar siap menghadapi unexpected moments. Jadi, kamu-kamu yang berjiwa muda dan generasi milenial tak perlu ragu atau malu mengonsumsi susu.

Ayo, stop milk shaming mulai sekarang!

Komentar

Postingan Populer