Langsung ke konten utama

Website Resmi Sekretariat Kabinet Kini Lebih Milenial


Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar atau membuka website pemerintah dengan domain seperti .go.id ? Bayangan akan tampilan laman yang kaku dan membosankan pastinya muncul pertama kali di kepala. Belum lagi tulisan dengan gaya bahasa yang terlalu birokratif.

Padahal, sejatinya kehadiran website pemerintah adalah memberikan informasi kepada publik secara nyata dan transparan. Sayangnya fasilitas informasi dalam bentuk website ini kurang dimaksimalkan oleh warganet. Apa daya, meski jumlah pengguna internet di Indonesia cukup besar, mereka memiliki minat masing-masing terhadap konten yang mereka cari di internet. Terutama warganet dari kalangan milenial yang sangat dominan.

Demi menyajikan informasi kepada masyarakat luas, Sekretariat Kabinet sebagai instansi pemerintah di Lingkungan Lembaga Kepresidenan, melakukan inovasi dengan memperbaharui laman setkab.go.id. Wajah baru website ini mengusung tema "Milenial Berwibawa" dengan target pembaca dari milenial sebagai generasi yang maju mengikuti perkembangan teknologi saat ini.


Peluncuran website baru setkab ini dilaksanakan di Aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Rabu (11/9). Turut hadir Wakil Sekretaris Kabinet (Waseskab) Ratih Nurdiati, Direktur Commercial Banking Bank Mandiri Riduan Ahmad, Deputi Sekretaris Kabinet bidang Administrasi Farid Utomo, dan Deputi Seskab bidang Dukungan Kerja Kabinet (DKK) Thanon Aria Dewangga.

Dalam sambutannya, Waseskab Ratih Nurdiati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bank Mandiri yang telah membantu dalam pembaruan wajah website Sekretariat Kabinet.

"Proses pembaruan yang diluncurkan pada kesempatan kali ini, kali kedua Sekretariat Kabinet bekerja sama dengan Bank Mandiri dalam rangka pembaruan wajah laman setkab.go.id," kata Ratih.



Senada dengan pihak Setkab, Direktur Commercial Banking Bank Mandiri Riduan Ahmad dalam sambutannya juga mengatakan bahwa dalam menjalankan usahanya, Bank Mandiri dilengkapi dengan spirit memakmurkan negeri. Spirit ini memberikan kesadaran bahwa Bank Mandiri merupakan bagian penting masyarakat dan bagian penting negara ini.

"Apa yang kita lakukan pada hari ini adalah salah satu bentuk dari spirit memakmurkan negeri, yaitu kami ingin memberikan kontribusi kepada Sekretariat Kabinet dalam hal ini meningkatkan ataupun membuat wajah baru website setkab.go.id," serunya.

Tak hanya eye catching, kaya fitur dan mudah diakses, laman setkab.go.id juga menyediakan seluruh informasi sebagai bentuk pelayanan publik dengan prinsip One Stop Service atau Palu Gada (Apa Lu Mau Gue Ada). Jadi, selain menyajikan berita atau informasi kegiatan, isi dari website setkab juga memuat hasil pemantauan atau monitoring arahan-arahan Presiden yang disampaikan dalam Sidang Kabinet.


Bank Mandiri berharap dari kegiatan ini Sekretariat Kabinet bisa memberikan penyebaran informasi yang lebih efektif untuk mensosialisasikan langkah dan kebijakan pemerintah kepada publik secara online. Di sisi lain, Sekretariat Kabinet berharap dengan diluncurkannya website setkab.go.id yang baru ini menjadi wujud inovasi dalam Reformasi Birokrasi guna menjunjung good governance yang semakin melayani publik atau masyarakat.

Harapannya, website ini menjadi alternatif bacaan bagi masyarakat yang ingin mengetahui secara mendalam atau sisi lain sebuah peristiwa tanpa framing terhadap pembaca.


Jalan jalan membeli baju
Jangan lupa bawa uang di saku
Terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu
Di acara launching setkab.go.id yang baru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tak Hanya Outfit, Jam Tangan Juga Bisa "Saltum"

Beberapa waktu lalu di suatu acara resmi, saya bertemu dengan seorang kawan. Ia memakai outfit batik lengkap dengan pantofel, namun ada sesuatu yang sedikit mengganjal. Ternyata ia memakai jam tangan digital bertipe sport. Tentu ini sedikit mengurangi tingkat "kekerenan"-nya hanya karena "saltum" jam tangan.

Lain halnya dengan seorang kawan lainnya dimana ketika kami traveling trekking ke curug, ia menggunakan jam tangan dengan bracelet stainless steel. Memang tipe ini tahan air, tapi untuk kegiatan outdoor sangat tidak disarankan karena selain lebih berat, bahan stainless steel juga berpotensi mencederai tangan dan tidak nyaman untuk heavy activity.

Berkaca pada kedua kasus ini, ternyata bukan hanya outfit saja yang bisa salah kostum. Aksesoris seperti jam tangan juga harus memiliki penempatan yang sesuai agar tidak saltum. Jangan sampai penampilan sempurna kita dari atas sampai bawah ternoda hanya karena menggunakan jam tangan yang kurang tepat. Jam tangan yang …

Perjalanan Menuju Pagi

Gelap gulita menyergap, namun tak menyurutkan kaki untuk melangkah..

Ribuan derap langkah kaki merayap dalam sendu, sebagian terantuk sebagian tertatih..

Cahaya kecil menerangi jalan, dengan keringat yang terhapus dinginnya pagi..

Setapak demi setapak, selangkah demi selangkah, tak ada kata untuk mundur..

Dari balik daun, semburat jingga terbangun dari tidur lelapnya..

Sedikit lagi..

Sedikit lagi..

Hanya tinggal beberapa tapak langkah kaki lagi..

Di atas sana, kaki-kaki yang sudah lelah melangkah beristirahat..

Menunggu..

Menunggu..

Dan menunggu..

Cahaya keemasan itu akhirnya muncul, membayar lelah ribuan pasang mata yang menantinya..

Sebagian terdiam..

Sebagian terkejut..

Sebagian bersikap tak acuh dan menyibukkan diri..

Tak ada yang lebih indah daripada melihat anugerah Tuhan, ciptaanNya yang sempurna..

Yang menandakan, hari ini adalah hari baru, semangat baru dan harapan baru..

Lupakan yang telah berlalu, mari songsong hari baru dengan senyuman..

Selamat pagi dunia..

Ayo, Kurangi Penggunaan Plastik!

Beberapa waktu lalu ramai di media sosial mengenai sampah plastik yang ditemukan dalam perut ikan. Ada pula biota laut yang habitatnya tercemar plastik sehingga mengiranya sebagai makanan. Atau cerita plastik kemasan makanan instan yang ditemukan masih utuh meski sudah lebih dari dua dekade terombang-ambing dan mengapung di laut.

Permasalahan sampah plastik sudah menjadi masalah internasional. Banyak negara yang mengupayakan berbagai cara untuk menekan angka jumlah sampah plastik. Salah satunya dengan memproduksi plastik ramah lingkungan yang mudah hancur dalam waktu relatif singkat. Selain itu, juga dengan cara meminimalisir penggunaan plastik.

Sebagai wujud cinta terhadap bumi yang kita pijak dan hirup udaranya ini, sudah sepatutnya kita berperan serta dalam upaya menekan jumlah sampah plastik. Bukankah banyaknya sampah plastik juga akibat perbuatan manusia. Karena itulah kita bisa turut aktif dalam kampanye minimalisir penggunaan plastik, yaitu dengan cara:


1. Mengganti plastik de…