Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Lelaki Dengan Tiga Nama

Aku menulis surat ini untuk seorang lelaki paruh baya yang baru memasuki usia kepala tiga. Beberapa orang mungkin mengenalnya. Ada yang mengenalnya dengan sangat baik. Atau, ada yang sama sekali tidak tahu bahkan belum pernah mendengar namanya sama sekali. Surat ini kutujukan kepadanya. Entah dia membacanya atau tidak, merenungkannya atau menghiraukannya, menganggapnya sebagai sebuah pesan tersirat atau melupakannya begitu saja. Di masa lalu... Dia mungkin tidak pernah bermimpi lahir di keluarga tersebut. Dia selalu mengutuki keadaan keluarganya yang berbeda dibanding teman-temannya. Masa kecilnya tak sama seperti teman seusianya. Hidupnya pernah terluntang-lantung. Bahkan diabaikan oleh ibu kandungnya sendiri, dan tidak dipedulikan oleh seseorang yang disebutnya sebagai "Ayah". Pesan untukmu, wahai lelaki yang kuat. Peluklah setiap luka itu. Ciumlah rasa sedih, amarah dan kecewa yang tak bisa ditumpahkan. Berdamailah dengan masa lalu. Karena sekeras apapun jerih payahmu, kau

Postingan Terbaru

Di Rumah Bisa Menikmati Keseruan Nonstop, Kenapa Tidak?

Bentuk Kebahagiaan

Sukses di Usia Muda, Kenapa Tidak?

Musik Favoritku Saat Ini Adalah...

My Mentor, My Boss

Senyum Berjuta Makna dan Kata

Sebuah Memoar

Suatu Hari Nanti

Pentingnya Moral Virtue Dalam Menghadapi Pandemi

Bahagiaku Sederhana